Kecewa Serangan ke Iran Tak Didukung, AS akan Evaluasi Hubungan dengan NATO

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Marco Rubio mengatakan bahwa pihaknya akan mengevaluasi "nilai aliansi NATO". Hal itu diungkapkan sebagai bentuk kekecewaan karena aliansi itu enggan terlibat langsung dalam serangan ke Iran.
Baca Juga: Indonesia Kecam Israel Sahkan UU Hukuman Mati bagi Warga Palestina
"Kita akan meninjau kembali apakah aliansi ini, yang telah melayani negara ini dengan baik selama ini, masih memenuhi tujuannya atau telah berubah menjadi jalan satu arah, di mana Amerika hanya berada dalam posisi untuk membela Eropa," kata Rubio melansir Fox News, Kamis (2/4).
Ia mengkritik NATO karena menolak permintaan AS untuk menggunakan pangkalan militer guna mendukung serangan ke Iran. "Tapi ketika kita membutuhkan bantuan sekutu kita, mereka menolak hak kita untuk menggunakan pangkalan militer," imbuhnya.
Pernyataan ini muncul ketika sekutu mengkritik keputusan Presiden AS Donald Trump untuk menyerang Iran. Beberapa negara Eropa termasuk Spanyol menolak untuk mengizinkan penggunaan pangkalan udaranya untuk operasi yang terkait dengan perang tersebut.
Baca Juga: Pesawat Militer Rusia An-26 Jatuh di Krimea, 30 Orang Tewas
Inggris, Prancis, dan Jerman juga membatasi peran mereka pada dukungan defensif untuk mitra regional dan telah berulang kali menyerukan de-eskalasi.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































