Kecelakaan Dua Helikopter Angkatan Laut Malaysia, Seluruh Awak Tewas

Jakarta, IDM – Sebanyak dua helikopter milik Angkatan Laut Kerajaan Malaysia atau TDLM bertabrakan ketika parade pada Selasa (23/4). Seluruh awak yang berjumlah 10 dilaporkan tewas di tempat.
Berdasarkan pernyataan resmi TDLM di X, insiden itu terjadi pada pukul 09:30 waktu setempat di Kota Lumut, yang merupakan lokasi pangkalan TDLM. Helikopter yang terlibat yaitu HOM-AW139, yang membawa tujuh awak dan Fennec dengan tiga awak.
Baca Juga: Korut Gelar Latihan Serangan Balik Nuklir untuk Pertama Kali
"TLDM mengkonfirmasi bahwa Helikopter Operasi Maritim TLDM (HOM-AW139) dan helikopter TLDM FENNEC jatuh pada parade Parade Hari TLDM ke-90 di Pangkalan TLDM Lumut pada pukul 9.32 pagi ini," tulis TDLM.
"Seluruh korban dipastikan meninggal dunia di lokasi kejadian dan dilarikan ke RSPAD Pangkalan TLDM Lumut untuk proses identifikasi," tambahnya.
Baca Juga: Iran dan Pakistan Sepakat Perkuat Kerja Sama Pertahanan
Menurut rekaman yang beredar, salah satu helikopter memotong rotor helikopter lainnya sebelum keduanya jatuh. Helikopter HOM-AW139 diyakini jatuh di lintasan lari. Sedangkan Fennec jatuh ke kolam renang.
"TLDM akan membentuk Dewan Penyelidik untuk mengidentifikasi penyebab insiden tersebut. TLDM meminta masyarakat untuk tidak menayangkan video kejadian tersebut demi menjaga sensitivitas keluarga dan proses penyidikan," pungkasnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































