Kecam Strategi Nuklir AS, Korut Bertekad Perkuat Pertahanan

Jakarta, IDM – Korea Utara (Korut) mengecam rencana strategis nuklir yang disetujui oleh Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden dan bertekad untuk terus memperkuat kapabilitas nuklir.
Sebelumnya, New York Times melaporkan bahwa Biden menyetujui strategi yang direvisi pada bulan Maret lalu. 'Nuclear Employment Guidance' berfokus pada ancaman nuklir Cina bersama sekutunya yakni Korut serta Rusia.
Baca Juga: Ada Ancaman Teroris, Pangkalan Udara NATO di Jerman Siaga
"Korut akan terus memperkuat kemampuan strategis dengan segala cara untuk mengendalikan dan menghilangkan segala jenis tantangan keamanan yang mungkin timbul dari penyesuaian postur nuklir AS yang berbahaya, dan dengan tegas melawan segala jenis ancaman nuklir," kata Kemlu Korut melansir KCNA, Sabtu (24/8).
"Upaya negara berdaulat lain untuk memperkuat kemampuan pertahanan mereka guna menghadapi ancaman nuklir AS yang terus meningkat tidak boleh dijadikan dalih untuk membangun senjata nuklir untuk agresi," tambahnya.
Baca Juga: Korut Kecam Potensi Penjualan Helikopter Apache AS ke Korsel
Oleh sebab itu, Pemerintahan Kim Jong Un akan terus mendorong pembangunan kekuatan nuklir demi mempertahankan kedaulatan dan kepentingan keamanan nasional. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































