Kecam Latihan RIMPAC, Korut: Demonstrasi Perang

Jakarta, IDM – Korea Utara (Korut) mengecam keterlibatan Korea Selatan (Korsel) dalam latihan gabungan yang dipimpin Amerika Serikat (AS), karena dikhawatirkan dapat memicu eskalasi di kawasan.
Kecaman itu diungkapkan dalam sebuah publikasi oleh media pemerintah Korut KCNA, Jumat (17/7). Korsel disebut sebagai "pasukan boneka", karena mendorong eskalasi melalui latihan Rim of the Pacific (RIMPAC) di Hawaii pada pekan lalu.
Baca Juga: Sekjen PBB Serukan Tata Kelola AI Inklusif
RIMPAC merupakan salah satu latihan maritim internasional terbesar di dunia dan digelar setiap dua tahun sekali. Sekitar 30 negara ikut serta pada tahun ini, termasuk Jepang, Kanada, dan Australia.
Lebih lanjut, KCNA juga menyebut RIMPAC bukan sekadar latihan rutin melainkan demonstrasi perang oleh AS dan sekutunya yang menargetkan negara-negara di Indo-Pasifik.
Baca Juga: AS Serang Iran Enam Malam Beruntun, 8 Orang Tewas
"Semua fakta ini menunjukkan kekuatan mana yang benar-benar mengguncang fondasi perdamaian dan keamanan dunia, dan mereka meramalkan kemungkinan terjadinya situasi yang tidak diinginkan di Semenanjung Korea dan di kawasan tersebut jika tidak diantisipasi," katanya.
Korut pun mengkritik latihan gabungan Korps Marinir Washington-Seoul, yang disebut mensimulasikan "penyusupan mendalam ke daerah belakang musuh" dengan USS Essex Angkatan Laut AS.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































