INTERNASIONAL

Kapal Rusia Diduga Merencanakan Sabotase di Laut Utara

Kapal penelitian bawah laut
Kapal penelitian bawah laut Rusia Admiral Vladimirsky (Foto: Dok. Mil.ru)

Jakarta, IDM – Rusia disebut memiliki armada kapal pengintai yang beroperasi di perairan Laut Utara. Kapal itu menyamar sebagai kapal penangkap ikan dan kapal penelitian dengan kemampuan sabotase kabel bawah air.

Dilansir dari BBC, Jumat (21/4), tudingan tersebut berdasarkan investigasi bersama yang dilakukan media-media dari Swedia, Denmark, Norwegia, dan Finlandia yang menggunakan menggunakan analisis data, sumber intelijen, serta menyadap komunikasi radio.

"Mereka membawa peralatan pengawasan bawah air dan memetakan situs kunci untuk kemungkinan sabotase," demikian bunyi pernyataan mereka.

Baca Juga: Investigasi UFO Pentagon: Objek Anomali Bukan Berasal dari Luar Angkasa

Dari penyelidikan tersebut, beberapa kapal Rusia telah dikerahkan untuk program sabotase salah satunya kapal Laksamana Vladimirsky. Kapal itu secara resmi merupakan kapal khusus untuk penelitian bawah air tetapi telah digunakan menjadi kapal pengintai.

Lebih lanjut, penyelidikan itu mengungkapkan jalur kapal yang memutar di Laut Utara, khususnya di sekitar ladang angin. Kapal dinilai telah berlayar lebih dari sebulan dan lolos dari radar karena pemancarnya dimatikan.

Baca Juga: Tentara bayaran Wagner Sangkal Terlibat Konflik di Sudan

“Kami melihat dalam beberapa bulan terakhir aktor Rusia mencoba mengungkap bagaimana sistem energi bekerja di Laut Utara. Ini adalah pertama kalinya kami melihat ini,” ujar Intelijen Belanda Jenderal Jan Swillens.

Pengintaian situs-situs sensitif bukanlah hal yang aneh dan negara-negara Barat kemungkinan besar akan melakukan aktivitas serupa terhadap Rusia. Sehingga, tindakan Rusia itu diduga untuk menciptakan serangkaian opsi yang tersedia jika konflik terus meningkat. Salah satunya, merusak jaringan komunikasi maupun mematikan sumber energi listrik suatu negara. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.