INTERNASIONAL

Kanada Kembangkan Mikrosatelit untuk Perkuat Pengawasan Militer

mikrosatelit Redwing
Magellan Aerospace mengembangkan mikrosatelit Redwing untuk militer Kanada (Foto: Dok. Magellan.aero)

Jakarta, IDM – Departemen Pertahanan Kanada berencana untuk mengembangkan mikrosatelit untuk meningkatkan kemampuan mengintai angkatan bersenjatanya. Satelit berukuran jauh lebih kecil itu diberi nama Redwing, yang akan mampu memantau, merekam, dan mengirimkan data pelacakan dari orbit.

Dilansir dari Canada.ca, Sabtu (18/3), Menteri Pertahanan Kanada Anita Anand mengatakan bahwa projek mikrosaltelit itu senilai $15,8 juta. Proyek Redwing ini berada dibawah pengawasan Defense Research and Development Canada (DRDC) dengan desain, manufaktur, dan operasi dilakukan oleh Magellan Aerospace.

Baca Juga: Perkuat Pertahanan, Korsel Sepakat Akusisi 20 Unit F-35A

“Ini merupakan penelitian dan pengembangan untuk memantau objek yang mengorbit Bumi dengan mikrosatelit tangkas baru yang dirancang, dibangun, dan dioperasikan di Kanada. Redwing akan dapat mengambil gambar objek luar angkasa terdekat dan memantau objek yang melakukan manuver tak terduga,” ujarnya.

Semua informasi yang dikumpulkan mikrosatelit dari atas orbit akan dikirimkan ke stasiun bumi di beberapa tempat yaitu Inuvik, Newfoundland, dan Labrador. Fase desain rencanya akan selesai pada musim gugur 2024 dan mikrosatelit mulai dibangun maupun diuji pada 2026.

Baca Juga: Susul Polandia, Slovakia Siap Kirim Pesawat Tempur MiG-29 ke Ukraina

Menurut Anand, pengembangan mikrosatelit itu sangat diperlukan untuk mengaja keamanan Kanada ditengah semakin kompleksnya tantangan di kawasan. Modernisasi teknologi angkatan bersenjata itu merupakan bagian dari kebijakan pertahanan Kanada selama dekade mendatang.

“Sangat penting bagi kita untuk menyadari apa yang terjadi di domain luar angkasa. Kami terus membangun militer modern yang dapat melindungi negara kami dari berbagai ancaman baru dan yang muncul,” pungkasnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.