Kanada Berencana Akui Negara Palestina, Menyusul Prancis dan Inggris

Jakarta, IDM – Perdana Menteri Kanada Mark Carney mengumumkan rencana untuk mengakui Negara Palestina saat sidang Perserikatan Bangsa-Bangsa pada September mendatang.
Pengumuman ini muncul setelah Prancis dan Inggris juga menyatakan akan mengakui negara Palestina pada pertemuan Majelis Umum PBB bulan September, jika konflik di Gaza belum berhenti.
Baca Juga: Kemenkes Gaza Catat 18.000 Anak Palestina Tewas sejak Oktober 2023
"Penderitaan warga sipil yang semakin mendalam tidak menyisakan ruang untuk penundaan dalam aksi internasional terkoordinasi untuk mendukung perdamaian, keamanan, dan martabat seluruh kehidupan manusia. Koeksistensi damai antara negara Israel dan Palestina sebagai satu-satunya peta jalan menuju masa depan yang aman dan sejahtera," kata Carney melansir laman PM Kanada Pm.gc.ca, Sabtu (2/8).
"Karena alasan-alasan ini, Kanada bermaksud untuk mengakui Negara Palestina pada Sidang ke-80 Majelis Umum Perserikatan Bangsa-Bangsa pada bulan September 2025," sambungnya.
Baca Juga: Lebih Dari 60.100 Warga Palestina Tewas akibat Konflik
Menanggapi pernyataan Carney, Kementerian Luar Negeri Israel menyebutnya dapat merugikan upaya gencatan senjata. Sebelumnya, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu juga melontarkan kecaman serupa setelah Prancis dan Inggris mengungkapkan rencana pengakuan Negara Palestina.
"Israel menolak pernyataan Perdana Menteri Kanada. Perubahan posisi pemerintah Kanada saat ini merupakan hadiah bagi Hamas dan merugikan upaya mencapai gencatan senjata di Gaza dan kerangka kerja pembebasan para sandera," tulis Kemlu Israel melansir platform X. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































