Kamboja dan Thailand Sepakat ASEAN Awasi Pelaksanaan Gencatan Senjata

Jakarta, IDM - Kamboja dan Thailand sepakat untuk mengizinkan pengamat dari ASEAN memantau pelaksanaan gencatan senjata, yang mengakhiri konflik di perbatasan selama lima hari pada bulan lalu.
Kesepakatan itu diraih saat pertemuan di Kuala lumpur pada beberapa waktu lalu, yang dipimpin bersama oleh Wakil Perdana Menteri Kamboja sekaligus Menteri Pertahanan Nasional, Jenderal Tea Seiha, dan Pelaksana Tugas Menteri Pertahanan Thailand, Jenderal (Purn.) Nattaphon Narkphanit.
Baca Juga: Presiden Prabowo Berencana Obati 2 Ribu Warga Gaza di Pulau Galang
Menteri Pertahanan Malaysia Mohamed Khaled Nordin mengamati pertemuan itu bersama perwakilan dari Amerika Serikat (AS) dan Cina.
“Kedua pihak sepakat bahwa Tim Pengamat Sementara (Interim Observer Team/IOT) yang terdiri dari atase pertahanan negara anggota ASEAN yang terakreditasi di Kamboja atau Thailand dan dipimpin oleh Atase Pertahanan Malaysia akan dibentuk secara terpisah dan independen di masing-masing negara, untuk secara reguler mengamati pelaksanaan gencatan senjata,” demikian bunyi pernyataan bersama Thailand dan Kamboja, melansir platform X Spokesperson for Samdech Thipadei PM, Jumat (8/8).
Lebih lanjut, kedua belah pihak juga menegaskan kembali komitmen mereka terhadap implementasi penuh dan efektif dari ketentuan gencatan senjata yang disepakati.
Baca Juga: Dukung Kesehatan Mental, Perwira Psikologi TNI Gelar Pelatihan untuk Penjaga Perdamaian Malaysia
Mereka juga sepakat bahwa tentara yang menjadi tawanan harus segera dipulangkan. Hal ini sesuai dengan Pasal 118 Konvensi Jenewa Ketiga tahun 1949 dan Aturan 128(A) Hukum Humaniter Internasional Kebiasaan.
Sehubungan dengan pemulangan korban tewas, mereka sepakat untuk mengambil langkah-langkah yang tepat guna mengidentifikasi dan menangani jenazah secara terhormat. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































