Italia Akan Kirim Pertahanan Udara Samp-T ke Ukraina

Jakarta, IDM - Italia telah mengkonfirmasi siap untuk memasok Ukraina dengan sistem pertahanan udara Samp-T. Rencana ini diputuskan setelah AS dan Ukraina mendesak negara-negara Eropa untuk memasok pertahanan udara untuk menangkal serangan rudal Rusia.
Dilansir dari Defense News, Selasa (24/1), juru bicara menteri luar negeri Italia Antonio Tajani mengumumkan keputusan tersebut dan mengatakan bahwa "Italia sedang bekerja sama dengan Prancis menyelesaikan pengiriman Samp-T," ujar Tajani.
Menurut Tajani, Italia akan berkolaborasi dengan Prancis dalam memasok Samp-T karena Prancis juga merupakan pengguna sistem pertahanan udara itu. Selain itu, Italia juga sedang mempertimbangkan untuk membeli unit tambahan Samp-T untuk Angkatan Udara.
Baca: Perkuat Interoperabilitas, AS dan Israel Gelar Latma Militer
Samp-T adalah sistem antirudal taktis berbasis truk yang dirancang untuk menghadang rudal jelajah, pesawat berawak dan tak berawak serta rudal balistik. Sistem pertahanan udara ini telah digunakan pasukan Italia sejak 2013. Keputusan untuk mengirim Samp-T juga merupakan bagian dari pernyataan bersama NATO yang akan terus mendukung Ukraina demi stabilitas keamanan di wilayah Eropa. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































