Israel Klaim Tewaskan Pemimpin Politik Hamas

Jakarta, IDM – Israel secara terbuka mengklaim telah menewaskan ketua biro politik Hamas Ismail Haniyeh saat berkunjung ke Teheran, Iran pada Juli lalu.
Hal itu diungkapkan oleh Menteri Pertahanan Israel, Israel Katz, yang mengklaim bahwa pasukan Israel berhasil menargetkan Haniyeh dan pemimpin Hamas Yahya Sinwar.
Baca Juga: Badan Kemanusiaan PBB Peringatkan Dampak Konflik, Gaza Jadi Wilayah ‘Paling Berbahaya’ di Bumi
"Ketika organisasi teroris Houthi menembakkan rudal ke Israel, saya ingin menyampaikan pesan yang jelas kepada mereka: Kami telah mengalahkan Hamas, kami telah mengalahkan Hizbullah, kami telah membutakan sistem pertahanan Iran dan merusak sistem produksi, kami telah menggulingkan rezim Assad di Suriah… dan kami juga akan memberikan pukulan telak kepada teroris Houthi di Yaman," kata Katz melansir Reuters, Selasa (24/12).
"Israel merusak infrastruktur strategis mereka, dan kami akan memenggal kepala para pemimpin mereka, sebagaimana yang kami lakukan terhadap Haniyeh, Sinwar dan Nasrallah di Teheran, Gaza dan Lebanon. Kami akan melakukannya di Hodeidah dan Sana'a," sambungnya.
Houthi yang berpusat di Yaman telah menyerang kapal komersial di Laut Merah sebagai upaya blokade laut terhadap Israel. Mereka mengatakan hal itu sebagai bentuk solidaritas dengan Palestina yang diagresi sejak tahun lalu.
Baca Juga: Perundingan Gencatan Senjata Hamas-Israel Hampir Selesai
Haniyeh tewas pada akhir Juli, dalam pembunuhan yang dituduhkan kepada Israel oleh otoritas Iran. Tidak ada klaim tanggung jawab langsung oleh Israel atas pembunuhan Haniyeh pada saat itu.
Haniyeh telah menjadi wajah diplomasi internasional Hamas saat perang dengan Israel pecah pada 7 Oktober di Gaza. Ia telah mengambil bagian dalam negosiasi bersama mediator untuk mencapai gencatan senjata. Beberapa bulan kemudian, pasukan Israel di Gaza membunuh Yahya Sinwar, penerus Haniyeh. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































