Iran Serang Fasilitas Intelijen AS, Kerusakan Capai Miliaran Dolar

Jakarta, IDM – Serangan rudal dan drone Iran telah menyebabkan kerusakan senilai miliaran dolar (USD) pada fasilitas intelijen Amerika Serikat (AS) di Timur Tengah.
Beberapa sumber yang mengetahui hal itu kepada NBC, Rabu (26/8), kerusakan melebihi dari apa pun yang pernah menimpa fasilitas intelijen AS, dan digambarkan sebagai "kerusakan yang belum pernah terjadi sebelumnya."
Baca Juga: Tujuh Dekade Bantu Palestina, kini Israel Serbu dan Sita Fasilitas UNRWA
Serangan Iran itu memaksa Kongres AS untuk mencari dana guna memulihkan fasilitas yang menjadi sasaran dan mendorong para pejabat untuk mengevaluasi kembali pengerahan personel serta sumber daya intelijen di kawasan Timur Tengah.
Sejak konflik berkecamuk, Iran menyasar pangkalan militer AS di berbagai negara Teluk, termasuk radar, infrastruktur komunikasi satelit, hanggar, landasan pacu, dan aset lainnya. Iran bersikeras, negara-negara yang menyimpan aset militer AS dan digunakan untuk menyerang, akan menjadi target.
Baca Juga: Iran dan Oman Bahas Koridor Sementara di Selat Hormuz
Selain itu, serangan Iran juga menimbulkan keraguan mengenai apakah pemerintahan dan badan intelijen AS telah cukup siap untuk menjamin perlindungan yang memadai bagi fasilitas dan personel AS di kawasan tersebut.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































