Iran Rilis Instruksi Hadapi Perang Skala Penuh hingga Gencatan Senjata

Jakarta, IDM – Kepala Staf Angkatan Bersenjata Iran Mayor Jenderal Ali Abdollahi mengeluarkan instruksi yang menguraikan persiapan untuk tiga skenario yakni berakhirnya perang, gencatan senjata, dan perang skala penuh.
Melansir Fars News, Rabu (16/9), dalam skenario perang skala penuh, pertemuan publik akan ditangguhkan. Pemerintah Iran akan fokus pada kesiapan operasional, memastikan keberlanjutan layanan penting, manajemen sumber daya, bantuan publik, dan koordinasi antarlembaga.
Baca Juga: 125.000 Orang Terpaksa Mengungsi Akibat Konflik di Yaman
Jika gencatan senjata berlangsung tanpa akhir yang pasti, instruksi itu memprioritaskan kesiapasiagaan publik khususnya terhadap perang hibrida, dan meningkatkan keamanan informasi. Sementara, saat perang berakhir, militer Iran akan melaksanakan semua program seperti yang direncanakan.
Peringatan Pertahanan Pasif Iran tahun 2026 itu juga menyerukan agar rencana operasional diperbarui berdasarkan pengalaman dari "perang kedua dan ketiga yang dipaksakan kepada Iran".
Baca Juga: Lagi, Sebuah Kapal jadi Target Proyektil di Hormuz
Perang dimulai ketika Amerika Serikat (AS) dan Israel melancarkan serangan skala besar terhadap Iran pada 28 Februari lalu, yang menargetkan gedung pemerintah, situs militer, infrastruktur rudal, dan pertahanan udara. Iran membalas dengan serangan rudal dan drone ke Israel dan pangkalan militer AS di negara-negara Teluk.
Pada Juni lalu, kedua pemimpin negara telah menandatangani Nota Kesepahaman (MoU) untuk mengakhiri perang dan memulai proses diplomatik selama 60 hari guna mencapai kesepakatan komprehensif. Namun, konflik kembali berkecamuk dan kedua pihak saling tuduh telah melakukan pelanggaran khususnya terkait pengaturan di Selat Hormuz.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































