Iran Klaim Tembak Jatuh Drone Canggih AS

Jakarta, IDM – Korps Garda Revolusi Islam (IRGC) mengklaim telah menembak jatuh drone MQ-9 Reaper Amerika Serikat (AS) di Selat Hormuz menggunakan sistem pertahanan udara modern.
Baca Juga: Bantah Negosiasi dengan AS, Iran: Situasi di Selat Hormuz tak Berubah
Dilansir Press TV, Senin (3/8), pernyataan itu diungkapkan melalui Sepah News, media yang berafiliasi dengan IRGC. Namun, tidak diungkapkan secara merinci terkait kapan dan berapa drone yang ditembak jatuh. Belum ada tanggapan dari militer AS terkait pernyataan tersebut.
IRGC mencatat telah mencegat sekitar 42 drone Reaper di udara termasuk di atas wilayah Iran, Teluk Persia, serta di darat yakni pangkalan AS di Kuwait dan Yordania. Sebelumnya, IRGC juga mengklaim menargetkan delapan MQ-9 di Pangkalan Udara King Faisal di Yordania, bersama dengan pesawat tambahan di landasan pacu.
Baca Juga: Hamas Tuduh Israel Berniat Gagalkan Kesepakatan Gaza
Pekan lalu, IRGC pun menyatakan telah menghancurkan tiga Pesawat Tempur F-35 AS dan merusak tiga lainnya yang ditempatkan di Yordania. Bombardir itu membalas serangan AS terhadap dua rumah penduduk di Pulau Qeshm, Iran. Namun, Komando Pusat AS (CENTCOM) membantahnya dan menegaskan bahwa semua rudal maupun drone berhasil dicegat atau gagal mencapai target.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































