Iran Dikabarkan Kirim Ratusan Rudal ke Rusia

Jakarta, IDM - Iran dikabarkan telah memasok Rusia sekitar 400 rudal yang sebagian besarnya merupakan senjata balistik jarak pendek sejenis Fateh-110 dan Zolfaghar. Rudal ini mampu menyerang target pada jarak hingga 700 km.
Dilansir dari Reuters, Jumat (23/2), kabar tersebut diungkapkan oleh beberapa sumber yang dirahasiakan identitasnya. Pengiriman rudal itu dimulai pada awal Januari setelah pertemuan antara pejabat militer Iran dan Rusia yang berlangsung di Teheran dan Moskow pada tahun lalu.
Baca Juga: Inggris Gagal Uji Coba Peluncuran Rudal Trident
Kemudian, salah seorang pejabat militer Iran mengatakan setidaknya ada empat pengiriman rudal yang telah dilakukan dan akan ada lebih banyak lagi dalam beberapa minggu mendatang. Sebagian rudal dikirim ke Rusia dengan kapal melalui Laut Kaspia, sementara yang lain diangkut dengan pesawat.
“Akan ada lebih banyak pengiriman. Tidak ada alasan untuk mengelaknya. Kami diperbolehkan mengekspor senjata ke negara mana pun yang kami inginkan," katanya.
Baca Juga: Bertugas di Jepang, Tentara Angkatan Laut AS Didakwa Melakukan Spionase
Sementara, sumber lainnya membenarkan bahwa Rusia telah menerima rudal dalam kuantitas cukup besar dari Iran baru-baru ini, tanpa memberikan rincian lebih lanjut.
Menurut Jeffrey Lewis, pakar di Middlebury Institute of International Studies di Monterey, rudal Fateh-110 dan Zolfaghar adalah senjata yang presisi. Maka, ratusan amunisi Iran itu dapat sangat merusak jika digunakan di Ukraina. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































