Iran Bantah Pasok Rudal Balistik ke Rusia

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menolak tuduhan Barat yang mengatakan bahwa negaranya telah mengirim rudal balistik ke Rusia. Ia pun menyebut sanksi yang dijatuhkan Baeat hanya menambah masalah baru.
"Sekali lagi, Amerika Serikat (AS) dan E3 bertindak berdasarkan intelijen yang salah dan logika yang keliru. Iran TIDAK mengirimkan rudal balistik ke Rusia. Titik. Sanksi bukanlah solusi, tetapi bagian dari masalah," tulis Araqchi melalui platform X resminya, Kamis (12/9).
Baca Juga: Korut Luncurkan Rudal Balistik Jarak Pendek ke Laut Timur
E3 merupakan julukan bagi tiga negara besar Uni Eropa yakni Prancis, Jerman, dan Italia. Bersama AS, ketiga negara itu menjatuhkan sanksi baru terhadap Iran, termasuk terhadap maskapai nasional Iran Air.
Sebelumnya, Juru Kemlu Iran, Nasser Kanani juga menolak tuduhan itu dan menyebut AS sengaja menyebarkan propaganda untuk menutupi dukungan AS terhadap genosida di Jalur Gaza.
Baca Juga: Cina Desak AS Tinggalkan Mentalitas Perang Dingin dan Kurangi Jumlah Senjata Nuklir
"Menyebarkan berita palsu dan menyesatkan tentang transfer senjata Iran ke beberapa negara hanyalah sebuah propaganda buruk dan kebohongan dengan tujuan menyembunyikan dukungan senjata ilegal dari AS dan beberapa negara Barat terhadap genosida di Jalur Gaza," tulis Kanani melalui platform X resminya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































