Iran Akan Tingkatan Kemampuan Luncur Rudal Hipersonik Fattah Hingga 2.000 km

Jakarta, IDM - Iran berencana untuk meningkatkan jangkauan rudal hipersonik Fattah agar dapat mencapai target sejauh 2000 km. Rencana itu merupakan wujud ambisi Iran untuk memiliki keunggulan militer, khususnya kemampuan rudal.
Dilansir dari Mehr, Jumat (23/6), komandan unit militer IRGC (Islamic Revolutionary Guard Corps) Brigadir Jenderal Amirali Hajizadeh menyampaikan rencana tersebut dalam sebuah konferensi di Universitas Mazandaran, Iran bagian utara pada beberapa waktu lalu.
Baca Juga: Iran dan UE Bahas Langkah Meredakan Ketegangan Nuklir
Hajizadeh menjelaskan, kemampuan rudal hipersonik Fattah akan ditambah menjadi sejauh 2.000 kilometer, dibandingkan dengan jangkauan saat ini yang hanya 1.400 km.
“Fattah adalah rudal hipersonik dengan jangkauan 1400 km. Namun, jangkauan rudal tersebut dapat ditingkatkan menjadi 2000 km.”
Sebelumnya, rudal hipersonik Fattah dipamerkan untuk pertama kali beberapa minggu lalu. Dalam kesempatan tersebut, Hajizadeh turut menyampaikan bahwa terciptanya rudal hipersonik dengan kecepatan 15 mach itu merupakan bukti keungulan teknologi militer Iran.
Baca Juga: AS dan India Sepakat Tingkatkan Kerja Sama Pertahanan
Ia pun mengklaim, rudal Fattah dapat menembus semua sistem pertahanan udara karena kemampuan manuver dan kecepatannya yang tinggi.
“Kami dapat mencapai target apa pun dalam jarak 1.400 kilometer. Tidak ada sistem pertahanan di dunia yang dapat melawan rudal tersebut,” kata Hajizadeh. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































