Ingin Gabung NATO, Presiden Turki Tuntut Swedia Ekstradisi Militan Kurdi

Jakarta, IDM - Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan menegaskan bahwa Swedia harus menghentikan kelompok militan Kurdi yang beroperasi di negaranya. Menurutnya, Turki akan menyetujui keanggotaan Swedia di NATO jika isu tersebut berhasil diselesaikan.
Dalam sebuah pertemuan virtual dengan Sekretaris Jenderal NATO Jens Stoltenberg, Erdogan disebut telah membahas isu-isu terkait proposal keanggotaan Swedia di NATO. Sesuai dengan pernyataan Erdogan sebelumnya, ia tetap teguh pendirian dan menganggap pemerintah Swedia telah gagal mengekstradisi puluhan anggota separatis Partai Pekerja Kurdistan (PKK).
Baca Juga: Denmark Mulai Latih Pilot Ukraina Terbangkan F-16
“Turki mempertahankan sikap konstruktifnya terkait keanggotaan Swedia. Amandemen legislatif tidak akan berarti selama pendukung PKK mengorganisir demonstrasi secara bebas di negara ini,” tulis Kepresidenan Turki melalui Twitter @Trpresidency pada Selasa (27/6).
Erdogan juga menekankan, permintaan negaranya yang belum disetujui soal pembelian F-16 dari Amerika Serikat (AS) sama sekali tidak ada hubungannya dengan penolakan Turki terhadap proposal keanggotaan Swedia. Menurutnya, upaya untuk mengaitkan isu tersebut akan berdampak buruk terhadap NATO.
Baca Juga: Putin Berterima Kasih Pada Rakyat Rusia Atas Dukungan Melawan Pemberontakan Wagner
“Upaya untuk mengaitkan permintaan Turki tentang F-16 dengan keanggotaan Swedia akan merugikan NATO,” katanya.
Sebelumnya, Turki dikabarkan berencana untuk modernisasi armada tempur dengan F-16. Rencana tersebut muncul usai AS menolak untuk menjual F-35 ke Turki karena keputusan Erdogan untuk membeli sistem pertahanan udara S-400 Rusia. Akuisisi itu dipandang sebagai ancaman potensial bagi aliansi NATO. Akibatnya, Turki dikeluarkan dari program F-35 pada 2019. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































