INTERNASIONAL

Inggris Gelontorkan Kontrak Senilai £4 miliar untuk Bangun Kapal Selam Nuklir SSN-AUKUS

Anthony Albanese, Joe Biden
Perdana Menteri Australia Anthony Albanese bersama Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Inggris Rishi Sunak menyepakati kerja sama pengembangan kapal selam nuklir di San Diego, Selasa Maret lalu. (Foto: Dok. X/ Anthony Albanese)

Jakarta, IDM - Inggris telah memberikan kontrak senilai £4 miliar pound kepada tiga industri pertahanan untuk merancang dan memproduksi kapal selam serang bertenaga nuklir sebagai bagian dari program AUKUS.

"Penandatanganan Fase Detailed Design and Long Leads (D2L2) dengan BAE Systems (BAES), Rolls-Royce dan Babcock mewakili tonggak penting bagi Inggris dan program trilateral AUKUS, dalam rangka membangun kapal selam serang bertenaga nuklir SSN-AUKUS," kata Kementrian Pertahanan (Kemhan) Inggris melansir Gov.uk, Rabu (4/10).

Baca Juga: Meski Rekrut Ratusan Ribu Personil Baru, Rusia Tidak akan Menambah Mobilisasi

Lebih lanjut, Kemhan Inggris menyebut kapal selam SSN-AUKUS akan menjadi yang terbesar, tercanggih dan terkuat milik Angkatan Laut Inggris. Nantinya, kapal itu akan memiliki desain, teknologi dan persenjataan canggih yang terintegrasi.

"Kapal selam Inggris akan selesai pada akhir tahun 2030-an dan kapal selam Australia akan menyusul pada awal tahun 2040-an," katanya.

Pembangunan kapal selam Inggris itu akan dilakukan di Barrow-in-Furness, sedangkan Australia akan terlebih dahulu membangun basis industrinya. Kemudian, kapal selamnya akan dibangun bersama Rolls-Royce.

Baca Juga: Turki Kembali Luncurkan Serangan Udara Ke Militan Kurdi di Irak

Sebelumnya, Menteri Pertahanan Australia Richard Marles menggambarkan kesepakatan AUKUS sebagai “langkah maju terbesar dalam kemampuan militer yang kami miliki sejak akhir Perang Dunia II”.

Di bawah AUKUS, AS berencana untuk menjual hingga lima kapal selam bertenaga nuklir kelas Virginia kepada Australia pada awal tahun 2030-an. Kapal selam AS dan Inggris juga akan dikerahkan untuk membantu melatih awak kapal Australia. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.