Inggris dan Australia Sepakati Pakta Pertahanan Baru

Jakarta, IDM - Australia dan Inggris menandatangani perjanjian kerja sama pertahanan dan keamanan baru, yang memudahkan keduanya untuk beroperasi bersama di negara masing-masing.
Dilansir dari Gov.uk, laman pemerintah Inggris, Kamis (21/3), perjanjian itu juga membuka jalan bagi kedua negara dalam berbagi intelijen militer serta saling berkonsultasi mengenai ancaman yang mempengaruhi kedaulatan dan keamanan regional.
Baca Juga: Hindari Serangan Ukraina, Rusia akan Evakuasi 9.000 Anak dari Wilayah Perbatasan
"Inggris dan Australia berjuang berdampingan 80 tahun lalu melawan tirani di pantai Normandia. Saat ini kedua negara kita terus bersatu untuk menjamin perdamaian dan kemakmuran di seluruh dunia," kata Menteri Pertahanan (Menhan) Inggris Grant Shapps.
Perjanjian tersebut pun akan memperkuat hubungan bilateral antara kedua negara, dimana Inggris akan berkontribusi pada Pusat Intelijen Gabungan di Australia. Inggris juga akan mengirim kapal induk dan kapal selam ke perairan Australia pada tahun depan sebagai bagian dari AUKUS.
Baca Juga: Korut Klaim Berhasil Uji Coba Mesin untuk Rudal Hipersonik
Berdasarkan kesepakatan AUKUS antara Australia, Inggris, dan Amerika Serikat (AS), Australia akan membeli beberapa kapal selam kelas Virginia AS dan membangun kapal selam AUKUS baru di galangan kapal Adelaide pada tahun 2040. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































