Inggris akan Kirim 100.000 Drone ke Ukraina

Jakarta, IDM - Kementerian Pertahanan (Kemhan) Inggris mengatakan bahwa pihaknya berkomitmen untuk memasok 100.000 drone ke Ukraina hingga akhir tahun fiskal 2025.
Dilansir dari Gov.uk, Rabu (4/6), pengiriman drone akan bertambah sepuluh kali lipat hingga akhir tahun fiskal yang jatuh pada April 2026. Pasokan drone senilai £350 juta ini merupakan bagian dari inisiatif dukungan militer senilai £4,5 miliar untuk Ukraina.
Baca Juga: PBB: Kondisi di Gaza Sangat Buruk Meski Pengiriman Bantuan Berlanjut
"Dengan lebih dari 10.000 drone yang dikirim ke Ukraina tahun lalu oleh Inggris, puluhan ribu lagi telah dikirim menuju target baru yang ambisius sebanyak 100.000 drone untuk tahun anggaran saat ini. Investasi sebesar £350 juta dalam drone untuk Ukraina merupakan bagian dari dukungan militer Inggris sebesar £4,5 miliar tahun ini," tulis Kemhan Inggris.
Hal ini juga menunjukkan komitmen Inggris dalam membantu Ukraina menghadapi Rusia. Drone disebut telah mengubah cara berperang dan mampu menargetkan lebih banyak prajurit dibanding artileri di garis depan Ukraina.
Baca Juga: Rusia dan Ukraina Kembali Perundingan Damai, Sepakat Pertukaran Ribuan Tawanan dan Jenazah Prajurit
"Kita belajar dari medan perang di Ukraina setiap hari, yang mendasari industri Inggris untuk mengembangkan drone canggih baru guna membantu melindungi warga sipil Ukraina dan juga memperkuat keamanan nasional kita sendiri," kata Menhan Inggris John Healey.
Selain pengiriman drone, Kemhan Inggris mengatakan telah mengirim 140.000 peluru artileri ke Ukraina sejak Januari 2025 dan akan menggelontorkan dana tambahan sebanyak £247 juta untuk melatih pasukan Ukraina. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































