Indonesia Bersama 7 Negara Sambut Proposal Trump untuk Perdamaian Gaza

Jakarta, IDM – Indonesia bersama Qatar, Yordania, Uni Emirat Arab, Pakistan, Turki, Arab Saudi, dan Mesir menyambut baik proposal Presiden Amerika Serikat (AS) untuk mengakhiri konflik di Gaza.
Hal itu diungkapkan dalam pernyataan bersama para menteri luar negeri yang diunggah melalui platform X Ministry of Foreign Affairs Qatar, dikutip pada Selasa (30/9).
Baca Juga: Dua Puluh Usulan Proposal Trump untuk Gaza Baru
"Para menteri menyambut baik pengumuman Presiden Trump mengenai usulannya untuk mengakhiri konflik, membangun kembali Gaza, mencegah pengungsian rakyat Palestina, dan memajukan perdamaian yang komprehensif, serta pengumumannya bahwa ia tidak akan mengizinkan aneksasi Tepi Barat," tulis pernyataan tersebut.
Pernyataan bersama itu juga menyoroti bahwa kesepakatan harus menjamin pengiriman bantuan kemanusiaan yang cukup dan tak terbatas ke Gaza, warga Palestina tidak lagi mengungsi, pembebasan sandera dan mekanisme yang menjamin keamanan semua pihak.
Baca Juga: Trump Pertimbangkan Kirim Tomahawk ke Ukraina
Lebih lanjut, Pasukan Bersenjata Israel harus pergi sepenuhnya, jaminan bagi rekonstruksi Gaza, dan menciptakan perdamaian yang adil berdasarkan solusi dua negara, di mana Gaza dan Tepi Barat termasuk Negara Palestina sesuai dengan hukum internasional.
Mereka pun siap untuk terlibat dengan AS dalam mewujudkan kesepakatan dan memastikan implementasi berjalan dengan semestinya, yang mengutamakan perdamaian, keamanan, dan stabilitas di kawasan. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































