INTERNASIONAL

HTMS Chang 792, Kapal LPD Terbesar Buatan Cina Tiba di Thailand

HTMS Chang 792
Kapal HTMS Chang 792 buatan Cina yang tiba di Pangkalan Angkatan Laut Sattahip di Chonburi, Thailand (Foto: Dok. Twitter/Royal Thai Navy)

Jakarta, IDM - Kapal Landing Platform Dock (LPD) terbesar di Asia Tenggara, HTMS Chang 792 telah tiba di Pangkalan Angkatan Laut Sattahip di Chonburi, Thailand. Kapal serbu amfibi ini bertolak dari galangan kapal Hudong Zhonghua di Shanghai dan berlayar selama satu minggu melalui Selat Taiwan sejak 18 April 2023.

Dilansir dari The Nation Thailand, Kamis (27/4), pembangunan LPD untuk Thailand ini dianggap sebagai tonggak sejarah baru bagi Cina karena menjadi kapal LPD Tipe 071 pertama yang dibuat untuk diekspor. Lantaran secara khusus dibeli oleh Thailand, Cina memberi kode variannya menjadi LPD Tipe 071ET.

Baca Juga: Perkuat Pertahanan, Rumania Akuisisi Drone TB2 Senilai $321

Kesepakatan akuisisi satu unit LPD Tipe 071ET senilai $200,7 juta dilakukan di Beijing pada 9 September 2019. Kapal ini akan digunakan Angkatan Laut Thailand untuk operasi perang amfibi, pelayaran maritim hingga tanggap bencana.

“Angkatan Laut Kerajaan Thailand harus mendapatkan lebih banyak Landing Platform Dock untuk memaksimalkan efisiensi operasional,” ujar Angkatan Laut Thailand.

Baca Juga: Pantau Negara Tetangga, Korea Selatan akan Bentuk ‘Komando Operasi Drone’

Selain meningkatkan kekuatan maritim, pembelian HTMS Chang 792 juga dinilai mampu mempererat hubungan bilateral dan menjaga stabilitas perdamaian di kawasan. Dengan panjang 210 meter, lebar 28 meter dan bobot sekitar 20.000 ton, kapal ini menjadi LPD terbesar di Asia Tenggara.

Awalnya, akuisisi HTMS Chang 792 telah memicu kontroversi karena Thailand merupakan salah satu sekutu Amerika Serikat. Kendati demikian, hal itu tidak menghalangi keputusan Thailand membeli kapal ini, yang mampu membawa sekitar 800 marinir dan 20 kendaraan amfibi. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.