INTERNASIONAL

Hampir 70 Persen Masyarakat Jepang Meyakini Bom Atom akan Kembali Digunakan

Bom atom Nagasaki.
Bom atom Nagasaki. (Foto: Dok. Atomic Archive)

Jakarta, IDM – Sebuah riset di Jepang menemukan bahwa hampir 70 persen penyintas bom atom meyakini bahwa senjata nuklir akan kembali digunakan, karena meningkatnya ketegangan global termasuk konflik Rusia dan Ukraina.

Dilansir dari Kyodo, Senin (14/7), sekitar 1.500 penyintas berpartisipasi dalam survei ini, dan 68,6% menyatakan bahwa terdapat potensi senjata nuklir kembali digunakan. Ketika ditanya apakah risiko penggunaan kembali senjata nuklir meningkat, sebanyak 68,6% mengatakan dan 24,7% menjawab tidak tahu.

Baca Juga: Trump: AS akan Kirim Rudal Patriot ke Ukraina

Bagi responden berusia 80-an, alasan risiko itu meningkat karena ancaman nuklir Presiden Rusia Vladimir Putin dan "kurangnya pertimbangan yang matang dalam diskusi tentang penggunaan nuklir".

Meskipun hampir 80 tahun telah berlalu sejak pengeboman atom Hiroshima dan Nagasaki, sebanyak 45,7% mengaku "tidak bisa memaafkan" Amerika Serikat atas serangan tersebut.

Baca Juga: Serangan Kelompok Etnis Bersenjata, Warga Sipil dan Tentara Myanmar Kabur ke Thailand

Pada 6 Agustus 1945, Amerika Serikat menjatuhkan bom atom di Hiroshima, menewaskan sekitar 140.000 orang. Bom kedua dijatuhkan di Nagasaki tiga hari kemudian, mengakibatkan sekitar 70.000 orang tewas. Jepang menyerah pada 15 Agustus 1945, yang secara resmi menandai berakhirnya Perang Dunia II. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.