Hamas Tuduh Israel Berniat Gagalkan Kesepakatan Gaza

Jakarta, IDM – Hamas menyatakan bahwa Israel sengaja terus melakukan serangan di Jalur Gaza guna menggagalkan kesepakatan yang dicapai dengan Amerika Serikat (AS).
Melansir Anadolu, Senin (3/8), Hamas mengungkapkan, serangan Israel sejak Minggu pagi waktu setempat telah menewaskan lebih dari 18 warga Palestina.
"Pemboman itu merupakan peningkatan yang disengaja oleh pemerintah penjahat perang Netanyahu, yang bertujuan untuk menghalangi kesepakatan yang dicapai dengan para mediator, termasuk pemerintahan AS, untuk menyelesaikan implementasi perjanjian gencatan senjata," katanya.
Baca Juga: Presiden Lebanon Kecam Serangan Israel yang Langgar Kesepakatan
Mereka juga menggambarkan serangan Israel sebagai tindakan yang "sama dengan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan".
Hamas menyerukan kepada para mediator dan penjamin perjanjian gencatan senjata untuk menjalankan tanggung jawab mereka, mengecam serangan sekaligus menekan Israel untuk mematuhi perjanjian tersebut.
Sebelumnya, Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP) dan Presiden AS Donald Trump mengumumkan tercapainya kesepakatan untuk implementasi fase selanjutnya dari gencatan senjata.
Baca Juga: Bantah Negosiasi dengan AS, Iran: Situasi di Selat Hormuz tak Berubah
Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (National Committee for the Administration of Gaza/NCAG) menyambut baik kemajuan kesepakatan dan siap untuk mengambil alih tanggung jawab pemerintahan wilayah tersebut.
Misi NCAG sejalan dengan Resolusi Dewan Keamanan PBB 2803, yakni membangun pemerintahan di bawah satu otoritas, satu hukum, dan satu aparat keamanan, melalui administrasi yang berbasis pada efisiensi, transparansi, dan akuntabilitas.
Komite itu akan memprioritaskan pemulihan lembaga publik, peningkatan kondisi kemanusiaan, penguatan keamanan publik, dan lingkungan yang kondusif bagi pembangunan serta peluang ekonomi.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































