Hamas Tegas Takkan Lucuti Senjata hingga Israel Angkat Kaki dari Gaza

Jakarta, IDM – Hamas dan faksi-faksi Palestina lainnya telah menyetujui dokumen yang memuat rencana perlucutan senjata di Gaza. Namun, Hamas tidak akan melakukan hal itu sebelum Pasukan Bersenjata Israel (Israel Defense Forces/IDF) angkat kaki dari Gaza.
Melansir Al Jazeera, Jumat (31/7), anggota delegasi negosiasi Hamas, Ghazi Hamad menyatakan pihaknya tidak akan menerapkan langkah-langkah perlucutan senjata kecuali Israel terlebih dahulu memenuhi kewajibannya berdasarkan kesepakatan tersebut.
Baca Juga: AS Luncurkan Serangan Skala Besar, Iran Bersumpah akan Membalas
Dokumen kesepakatan itu menyatakan bahwa proses perlucutan senjata akan dimulai dengan masuknya Komite Nasional untuk Administrasi Gaza (National Committee for the Administration of Gaza/NCAG) dan Pasukan Stabilisasi Internasional (International Stabilization Force/ISF) ke Gaza.
NCAG kemudian akan mengawasi proses "inventarisasi dan penyimpanan" senjata, dengan komite verifikasi internasional sebagai pengamat, dan faksi-faksi Palestina turut berpartisipasi.
Baca Juga: AS Bantah Rudal Balistik Iran Hancurkan Pesawat Tempur F-35
Proses ini juga menetapkan bahwa tidak ada senjata yang boleh diserahkan kepada Israel atau badan non-Palestina mana pun. NCAG menjadi satu-satunya kekuatan yang memegang senjata di Gaza.
“Negosiasi ini sulit dan berat, dan kami mencoba mencapai formula terbaik yang mungkin dicapai,” kata Hamad.
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































