Hamas Bertemu Kepala Intelijen Mesir, Bahas Pelanggaran Kesepakatan oleh Israel

Jakarta, IDM – Delegasi Hamas bertemu dengan kepala intelijen Mesir Hassan Mahmoud Rashad di Kairo untuk membahas pelanggaran Israel terhadap perjanjian gencatan senjata.
Baca Juga: Usai Berunding dengan Ukraina, AS Optimis Konflik akan Segera Berakhir
Melansir Al Jazeera, Senin (24/11), Hamas kembali menegaskan komitmen untuk melaksanakan tahap pertama perjanjian gencatan senjata saat bertemu Rashad. Namun, Israel disebut telah melakukan pelanggaran secara terus menerus dan dikhawatirkan akan merusak kesepakatan.
Delegasi Hamas, yang dipimpin oleh Khalil al-Hayya, menyerukan "mekanisme yang jelas dan terdefinisi" di bawah pengawasan mediator untuk mendokumentasikan dan menghentikan setiap pelanggaran kesepakatan. Selain Mesir, Qatar dan Amerika Serikat (AS) telah menjadi mediator dalam mencapai gencatan senjata.
Baca Juga: Presiden Lebanon Sebut Serangan Israel Sebagai Bukti Enggan Akhiri Konflik
Adapun, pertemuan itu terjadi sehari setelah Pasukan Bersenjata Israel (IDF) melancarkan serangan udara di Gaza dan menewaskan sekitar 24 warga Palestina, termasuk anak-anak. Menurut Gaza Government Media Office, Israel telah melanggar gencatan senjata sebanyak 497 kali sejak diberlakukan pada 10 Oktober. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































