INTERNASIONAL

Hamas Bantah Berencana Melanggar Gencatan Senjata

Situasi Gaza
Situasi akibat konflik di Gaza. (Dok. Un.org)

Jakarta, IDM – Hamas membantah tuduhan Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (Deplu AS) yang mengatakan bahwa kelompok militan Gaza itu berencana melanggar perjanjian gencatan senjata dengan Israel.

Pada Sabtu (18/10), Deplu AS melalui laman resminya State.gov, menyatakan bahwa pihaknya menerima laporan dari sumber yang kredibel terkait rencana Hamas melanggar gencatan senjata. AS juga disebut telah meneruskan informasi ini kepada para pemimpin negara lainnya, yang turut berperan sebagai guarantor atau penjamin.

Baca Juga: Tewaskan Puluhan Orang, Afghanistan-Pakistan Sepakat Gencatan Senjata

"AS telah memberitahu negara-negara penjamin perjanjian damai Gaza mengenai laporan kredibel yang menunjukkan adanya pelanggaran gencatan senjata yang akan segera dilakukan oleh Hamas terhadap rakyat Gaza," tulis Deplu AS, dikutip pada Minggu (19/10).

"Para penjamin menuntut Hamas untuk memenuhi kewajibannya berdasarkan ketentuan gencatan senjata. Jika Hamas melanjutkan serangan ini, langkah-langkah akan diambil untuk melindungi rakyat Gaza dan menjaga integritas gencatan senjata," tambahnya.

Menanggapi pernyataan tersebut, Hamas menyebutnya sebagai tuduhan yang salah dan didasarkan atas propaganda Israel.

Baca Juga: Iran Sebut tak Lagi Terikat Perjanjian Nuklir

"[Pernyataan] itu sepenuhnya sejalan dengan propaganda Israel yang menyesatkan dan menjadi kedok untuk melanjutkan kejahatan pendudukan dan agresi terorganisir terhadap rakyat kami," kata Hamas melansir Al Jazeera.

Hamas pun mendesak AS untuk berhenti mengulang narasi menyesatkan pendudukan [Israel] dan berfokus pada upaya mengekang pelanggaran berulang terhadap perjanjian gencatan senjata. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.