Hamas akan Bebaskan Tiga Sandera Israel Besok

Jakarta, IDM – Brigade Al-Qassam, sayap militer kelompok Hamas, mengumumkan nama tiga sandera Israel yang akan dibebaskan besok sebagai bagian dari kesepakatan gencatan senjata Gaza dengan Israel.
Dilansir dari AA, Jumat (31/1), Juru bicara Brigade Al-Qassam, Abu Ubeida mengatakan bahwa “Sebagai bagian dari kesepakatan pertukaran tahanan Al-Aqsa Flood, Brigade Al-Qassam telah memutuskan untuk membebaskan tawanan Israel berikut pada hari Sabtu, 1 Februari 2025: Ofer Calderon, Keith Samuel Siegel, dan Yarden Bibas.”
Baca Juga: Kotak Hitam Pesawat yang Tabrakan dengan Helikopter Black Hawk AS ditemukan
Berdasarkan tahap pertama kesepakatan gencatan senjata, yang masih akan berlangsung selama 42 hari kedepan, 33 sandera Israel akan ditukar dengan sekitar 1.700-2.000 sandera Palestina.
Pada Kamis lalu, Hamas telah membebaskan tiga sandera Israel sedangkan Angkatan Bersenjata Israel membebaskan 110 tahanan Palestina. Pertukaran ini adalah yang ketiga kalinya dilakukan sejak perjanjian gencatan senjata antara Israel dan Hamas mulai berlaku pada 19 Januari.
Baca Juga: Zelensky: Drone Rusia Hantam Apartemen di Ukraina, Sembilan Orang Tewas
Konflik Israel-Hamas telah menewaskan lebih dari 47.400 warga Palestina di Gaza sejak 7 Oktober 2023, yang sebagian besar dari mereka adalah wanita dan anak-anak. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































