Kotak Hitam Pesawat yang Tabrakan dengan Helikopter Black Hawk AS ditemukan

Jakarta, IDM – Kotak hitam dari pesawat American Airlines yang bertabrakan dengan helikopter Black Hawk (UH-60) Angkatan Darat Amerika Serikat (AS) telah ditemukan dan penyebab kecelakaannya masih diselidiki.
Dilansir dari Reuters, Jumat (31/1), tabrakan itu terjadi di Sungai Potomac saat pesawat American Airlines yang membawa 60 penumpang dan empat awak kabin hendak mendarat di Bandara Nasional Reagan Washington pada Rabu (29/1) malam waktu setempat.
Baca Juga: Zelensky: Drone Rusia Hantam Apartemen di Ukraina, Sembilan Orang Tewas
Seluruh 67 orang tewas, termasuk warga negara Rusia, Filipina, dan Jerman. Media pemerintah China Xinhua juga melaporkan bahwa dua warga negara China tewas dalam kecelakaan tersebut.
Sementara, Helikopter Black Hawk dilaporkan sedang dalam latihan dan membawa tiga tentara. Menteri Pertahanan AS Pete Hegseth mengatakan helikopter itu diterbangkan oleh "awak yang cukup berpengalaman".
Baca Juga: Gencatan Senjata, Hamas Kembali Bebaskan Tiga Sandera Israel
Adapun, Badan Keselamatan Transportasi Nasional AS (National Transportation Safety Board/NTSB) mengatakan bahwa kotak hitam atau perekam suara kokpit dan perekam data penerbangan dari pesawat American Airlines telah ditemukan. Laporan awal tentang insiden itu diharapkan akan diumumkan dalam waktu 30 hari.
Otoritas NTSB Todd Inman mengungkapkan, helikopter Black Hawk dilengkapi "dengan beberapa bentuk alat perekam dan alat itu akan dibaca oleh Kementerian Pertahanan AS atau oleh kami." NTSB dan Kemhan AS, kata dia, sepakat untuk berbagi data perekam tersebut. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































