Gencatan Senjata Berakhir, Pertempuran Kembali Terjadi di Jalur Gaza

Jakarta, IDM - Konflik bersenjata antara Israel dan Hamas di jalur Gaza kembali berlanjut. Hal ini dilakukan beberapa menit usai kesepakatan gencatan senjata berakhir.
Kesepakatan gencatan senjata telah dimulai sejak 24 November lalu. Namun, berkat mediasi Qatar dan Mesir, gencatan senjata berhasil diperpanjang hingga hari ini pada pukul 7 pagi waktu setempat.
Baca Juga: Rusia Klaim Berhasil Ambil Alih Desa Dekat Bakhmut
Namun, sekitar satu jam sebelum gencatan senjata berakhir, Israel menuduh Hamas melanggar kesepakatan.
"Hamas melanggar jeda operasional, dan juga melepaskan tembakan ke arah wilayah Israel. IDF telah melanjutkan pertempuran melawan organisasi teroris Hamas di Gaza," tulis IDF melalui laman X resminya, Jumat (1/12).
Baca Juga: Pemimpin Korut Perintahkan Militer Tingkatkan Kesiapan Tempur
Mengutip Al Jazeera, pertempuran kembali terjadi antara Hamas dan Israel di Jalur Gaza. Selain itu, penembakan artileri maupun serangan udara juga terus berlanjut. Dilaporkan bahwa belum ada pernyataan langsung dari Hamas terkait berlanjutnya konflik.
Sementara itu, selama gencatan senjata, Hamas telah membebaskan 110 tawanan, di antaranya 80 warga Israel. Sedangkan Israel membebaskan 240 warga Palestina, termasuk perempuan dan anak-anak. (bp)
Hankam

Pengerahan 20 Ribu Prajurit TNI AL ke Jakarta: Siaga Ibu Kota dan Latihan di Tanjung Burung
TNI AL mengerahkan sebanyak 20.980 prajurit ke wilayah DKI Jakarta dan daerah penyangga. Pengerahan skala besar ini berfungsi untuk mempertebal pengamanan objek vital sekaligus mempersiapkan rangkaian latihan pendaratan amfibi.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































