INTERNASIONAL

Filipina dan Cina Kembali Konfrontasi di Laut Cina Selatan

Kapal penjaga pantai Filipina
Kapal penjaga pantai Filipina ditembak meriam air oleh dua kapal Cina. (Foto: Dok. X/Jay Tariella)

Jakarta, IDM – Otoritas militer Filipina mengatakan bahwa Cina telah melakukan “manuver yang berbahaya” dan memasang kembali penghalang di wilayah yang disengketakan, Scarborough Shoal.

Menurut Juru Bicara Penjaga Pantai Filipina Jay Tarriela, dua kapal Filipina yang sedang melakukan patroli maritim dihadang oleh empat kapal Penjaga Pantai Cina. Kemudian, dua kapal Cina menembakkan meriam air dan merusak satu kapal Filipina.

Baca Juga: Peringati HUT Angkatan Bersenjata, Iran Soroti Konflik di Gaza

Dalam unggahan Tariella di platform X, Senin (30/4), menunjukkan bahwa meriam air itu telah menghantam sisi kiri kapal serta sisi kanan kapal yang dekat ke haluan. Selain itu, railing dan kanopi kapal juga dilaporkan mengalami kerusakan.

“Kerusakan ini menjadi bukti tekanan air yang kuat yang digunakan oleh Penjaga Pantai Cina dalam mengganggu kapal-kapal Filipina,” tulisnya.

Baca Juga: Puing-puing Rudal Korut Ditemukan di Ukraina

Lebih lanjut, ia mengatakan Cina pun telah memasang kembali penghalang apung sepanjang 380 meter agar kapal-kapal tidak dapat mendekati Bajo de Masinloc (sebutan Filipina untuk Scarborough Shoal), yang terletak sekitar 220 km (137 mil) di lepas pantai Filipina dan termasuk dalam zona ekonomi eksklusif (ZEE).

Cina memasang penghalang apung itu untuk pertama kali pada tahun lalu. Namun, Filipina merusaknya karena dianggap melanggar hukum maritim internasional. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.