Dukung Solusi Dua Negara, Belgia akan Akui Negara Palestina

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri (Menlu) Belgia Maxime Prevot mengatakan bahwa negaranya akan mengakui negara Palestina saat pertemuan Majelis Umum Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB) yang digelar pada akhir bulan ini.
"Palestina akan diakui oleh Belgia di sidang PBB! Dan sanksi tegas akan dijatuhkan terhadap pemerintah Israel," tulis Prevot, yang juga Wakil Perdana Menteri Belgia, melalui platform X, dikutip pada Sabtu (6/9).
Baca Juga: 26 Negara Siap Beri Dukungan Militer kepada Ukraina Pascaperang
Israel akan mendapat 12 sanksi dari Belgia, kata Prevot, termasuk larangan impor produk dari wilayah pendudukan Israel di Tepi Barat. Belgia juga akan menandatangani Deklarasi New York, mengikuti sejumlah negara lainnya termasuk Prancis dan Arab Saudi. Inisiatif diplomatik ini bertujuan untuk membuka jalan bagi solusi dua negara.
Keputusan ini diambil "mengingat tragedi kemanusiaan yang terjadi di Palestina, khususnya di Gaza, dan sebagai tanggapan atas kekerasan yang dilakukan Israel yang melanggar hukum internasional," tulis Prevot.
Baca Juga: China Bantah Undang Putin dan Kim Jong Un untuk Konspirasi Lawan Trump
Namun, ia menegaskan pengakuan atas negara Palestina akan diresmikan setelah tawanan terakhir dibebaskan dari Gaza dan "Hamas tidak lagi memiliki peran dalam mengelola Palestina." (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































