DPR Desak Pemerintah Dorong OKI Atasi Konflik Kemanusiaan di Sudan

Jakarta, IDM – Wakil Ketua Komisi I DPR RI Sukamta meminta pemerintah Indonesia untuk mendorong Organisasi Kerja Sama Islam (OKI) segera mengambil langkah konkret dalam menghentikan konflik kemanusiaan yang terjadi di Sudan.
Menurut Sukamta, OKI memiliki tanggung jawab moral untuk turut serta dalam penyelesaian konflik tersebut karena Sudan merupakan negara anggota yang mayoritas penduduknya beragama Islam.
Baca Juga: DPR Desak Indonesia Lebih Aktif Dukung Palestina di Tengah Krisis Kemanusiaan
“Saya berharap pemerintah Indonesia bisa mendorong OKI untuk segera menggelar pertemuan darurat membahas upaya penghentian konflik di Sudan,” kata Sukamta.
Ia menyatakan keprihatinan atas situasi yang semakin memburuk, termasuk aksi pembunuhan massal yang menewaskan puluhan ribu warga sipil dan memaksa lebih dari 14 juta orang mengungsi.
“Ini mengingatkan pada tragedi genosida di Darfur antara 2003–2016,” ujarnya.
Sukamta menilai konflik yang melibatkan dua jenderal, yakni Panglima Pasukan Bersenjata Sudan (SAF) Abdel Fattah al-Burhan dan Panglima Pasukan Dukungan Cepat (RSF) Mohamed Hamdan Dagalo, semakin sulit diatasi karena keduanya memiliki kekuatan militer yang berimbang.
Baca Juga: Puan Desak Pemerintah Bentuk Sistem Peringatan Dini untuk Cegah Korban Online Scam di Luar Negeri
Ia menambahkan, Uni Emirat Arab dan Arab Saudi memiliki peluang besar untuk menekan kedua pihak agar menghentikan kekerasan, mengingat kedekatan hubungan kedua negara dengan militer Sudan dan kelompok paramiliter.
Berdasarkan laporan terakhir, pertempuran di Kota Al Fasher, Provinsi Darfur Utara, telah menewaskan 2.200 orang setelah kota itu dikuasai RSF pada 26 Oktober lalu. Lebih dari 393 ribu warga terpaksa mengungsi dalam empat hari terakhir. (Ykb)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































