Diplomasi Presiden Prabowo dalam KTT BoP Dinilai Penting untuk Negosiasi Limitasi Pelibatan TNI dalam ISF

Jakarta, IDM – Kepala Center for Intermestic and Diplomatic Engagement (CIDE) Anton Aliabbas menilai kehadiran Presiden RI Prabowo Subianto dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Board of Peace (BoP) penting untuk peran TNI dalam pasukan stabilisasi internasional (ISF).
Diketahui, TNI sedang disiapkan sebagai pasukan ISF di Jalur Gaza, Palestina. Aturan pelibatan TNI dalam ISF, salah satunya akan dibahas dalam KTT BoP yang digelar pada Kamis (19/2).
“Dengan hadir dalam KTT BoP, Presiden Prabowo memiliki ruang untuk bernegosiasi secara langsung terkait limitasi pelibatan TNI dalam ISF,” ujar Anton kepada Indonesia Defense Magazine (IDM), Senin (16/2).
Baca Juga: Iran dan AS Lanjut Perundingan Nuklir di Jenewa
Anton mengatakan, improvisasi misi TNI dalam ISF hanya akan dapat dilaksanakan apabila Indonesia terlibat dalam pembuatan dan penyiapan aturan main perihal ISF sejak awal.
Aturan main dalam ISF, lanjut Anton, penting untuk memitigasi potensi TNI dalam fait accompli, atau aturan yang telah tercapai dan tidak dapat dibatalkan.
“Apalagi, sejauh ini, belum banyak negara yang menyatakan kesiapan mengirimkan pasukan militer ke misi ISF,” tutur Anton.
Baca Juga: Perundingan Damai Rusia dan Ukraina Babak Ketiga akan Berlangsung 17-18 Februari
Anton mengatakan, keterlibatan TNI dalam ISF juga tidak sama seperti misi pasukan perdamaian yang telah dilakukan. Selama ini, keterlibatan Indonesia dalam misi perdamaian selalu di bawah bendera Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB).
“Mengingat ISF tidak mendapat mandat dari PBB dan misi yang dijalankan juga mempunyai perbedaan dengan yang selama ini dijalankan, tentunya keterlibatan ini akan membawa eksposur dan pengalaman baru bagi prajurit TNI, mulai dari pelatihan sebelum keberangkatan hingga pelaksanaan tugas di Gaza,” kata Anton.
Oleh karena itu, memastikan TNI tidak terlibat dalam proses demiliterisasi menjadi kunci.
“Keberpihakan Indonesia seyogyanya tetap harus dijaga pada pemberian bantuan kemanusiaan pada rakyat Palestina yang ada di Gaza,” ujar Anton.
Diketahui, Presiden Prabowo bertolak ke Amerika Serikat (AS) dari Pangkalan TNI Angkatan Udara (Lanud) Halim Perdanakusuma, Jakarta Timur, Senin (16/2). Prabowo dijadwalkan menghadiri sejumlah forum strategis yang akan memperkuat posisi Indonesia di kancah internasional.
“Dalam kunjungan ini, Presiden dijadwalkan menandatangani Agreement on Reciprocal Trade serta menghadiri Konferensi Tingkat Tinggi Dewan Perdamaian Gaza sebagai wujud diplomasi aktif Indonesia sekaligus membuka peluang kerja sama baru bagi pertumbuhan ekonomi ke depan,” tulis akun resmi Presiden RI, @presidenrepublikindonesia. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































