INTERNASIONAL

Dianggap Gagal Tekan Iran, Israel Larang Sekjen PBB Masuk Negaranya

Sekretaris Jenderal PBB
Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres (Foto: Dok. X/Antonio Guterres)

Jakarta, IDM - Israel mendeklarasikan Sekretaris Jenderal Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) Antonio Guterres sebagai 'persona non grata' dan melarangnya memasuki negara tersebut.

Hal itu diungkapkan oleh Menteri Luar Negeri Israel, Israel Katz melalui platform X resminya pada Rabu (2/10). Menurutnya, Guterres merupakan sosok yang 'anti-Israel' dan telah gagal menerapkan tindakan tegas atas serangan rudal Iran terhadap Tel Aviv.

"Hari ini, saya telah menyatakan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres sebagai persona non grata di Israel dan melarangnya memasuki negara ini," tulis Katz, dikutip pada Kamis (3/10).

Baca Juga: Rusia Berencana Tambah Anggaran Pertahanan Hingga 25% pada 2025

"Siapa pun yang tidak dapat dengan tegas mengutuk serangan kejam Iran terhadap Israel, seperti yang telah dilakukan hampir setiap negara di dunia, tidak pantas menginjakkan kaki di tanah Israel," tambahnya.

Katz juga menyebut Guterres belum mengecam kejahatan yang dilakukan Hamas pada 7 Oktober lalu terhadap warga Israel, yang menurut Israel seharusnya ditetapkan sebagai organisasi teroris.

"Ini adalah Sekretaris Jenderal yang belum mengecam pembantaian dan kekejaman seksual yang dilakukan oleh para pembunuh Hamas pada tanggal 7 Oktober, dan dia juga tidak memimpin upaya apa pun untuk menyatakan mereka sebagai organisasi teroris," ujarnya.

Selain Guterres, beberapa pejabat PBB lainnya juga dilarang memasuki Israel, termasuk Pelapor Khusus PBB Francesca Albanese, yang dituduh berpihak pada warga Palestina.

Baca Juga: PM Israel Bertekad akan Balas Serangan Rudal Iran

Beberapa jam usai pernyataan tersebut, Guterres menyampaikan dalam sidang darurat Dewan Keamanan PBB bahwa ia mengutuk serangan Iran.

“Seperti yang saya lakukan terkait serangan Iran pada bulan April, dan sebagaimana seharusnya sudah jelas kemarin dalam konteks kecaman yang saya sampaikan, saya sekali lagi mengutuk keras serangan rudal skala besar kemarin oleh Iran terhadap Israel,” katanya melansir Un.org.

Sementara, juru bicara PBB Stephane Dujarric menilai pernyataan itu sebagai serangan lainnya terhadap staf PBB oleh pemerintah Israel. Ia menegaskan, PBB secara tradisional tidak mengakui konsep persona non grata yang berlaku bagi staf PBB. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.