INTERNASIONAL

Dewan Keamanan PBB Serukan Jeda Konflik di Gaza, Demi Salurkan Bantuan Kemanusiaan

Wilayah Jalur Gaza
Wilayah Jalur Gaza yang hancur. (Foto: Dok. Un.org)

Jakarta, IDM - Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) menyerukan jeda konflik diperpanjang untuk kepentingan kemanusiaan di jalur Gaza, usai Israel melancarkan serangan terus-menerus ke Hamas di wilayah tersebut.

Dilansir dari Un.org, laman resmi PBB, Kamis (16/11), DK PBB telah melakukan pemungutan suara terkait resolusi kemanusiaan. Dari 15 anggota, 12 negara setuju terhadap resolusi tersebut. Sementara, Amerika Serikat (AS), Rusia, Inggris memilih abstain.

Baca Juga: Korut Klaim Berhasil Uji Mesin Bahan Bakar Padat untuk Rudal Balistik

"Dengan 12 anggota memberikan suara mendukung, menyerukan pentingnya tindakan segera dan memperpanjang jeda dan koridor kemanusiaan di Gaza selama beberapa hari yang cukup untuk memungkinkan akses penuh bagi badan-badan dan mitra PBB," tulisnya.

Lebih lanjut, resolusi itu menyerukan pembebasan segera dan tanpa syarat semua sandera yang ditahan oleh Hamas dan kelompok lain, terutama anak-anak, serta mengamankan akses kemanusiaan. Jeda kemanusiaan umumnya dan lebih pendek dibandingkan gencatan senjata, yang harus disetujui oleh pihak-pihak yang bertikai.

Dalam pemungutan suara DK PBB, Duta Besar dari Inggris dan AS secara terpisah menilai resolusi itu gagal mengecam Hamas. Sementara, Duta Besar Rusia mengatakan perlunya langkah signifikan berupa gencatan senjata.

Baca Juga: Kyiv: Sekitar 25.000 Pasukan Ukraina Tewas di Medan Tempur

“Kekacauan ini harus diakhiri. Sudah waktunya untuk perdamaian," kata Utusan Permanen Palestina untuk PBB.

Sementara, Duta Besar Israel mengatakan konflik ini dapat segera diakhiri jika semua sandera Israel dikembalikan tanpa cedera dan Hamas menyerahkan diri. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.