Desak Segera Tinggalkan Lebanon, Netanyahu: Israel Tidak Serang UNIFIL

Jakarta, IDM – Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu membantah bahwa Israel secara sengaja menargetkan pasukan penjaga perdamaian PBB di Lebanon (UNIFIL).
Ia menuturkan, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) telah berupaya menghindari melukai prajurit UNIFIL saat sedang menyerang Hizbullah. Ia pun mendesak UNIFIL segera meninggalkan zona pertempuran demi keselamatan dan keamanan mereka.
Baca Juga: Akses Diblokir, Krisis Pangan di Gaza Semakin Buruk
"Tuduhan bahwa Israel dengan sengaja menyerang personel UNIFIL sepenuhnya salah. Justru sebaliknya. Israel berulang kali meminta UNIFIL untuk menyingkir dari bahaya," kata Netanyahu melalui platform X, pada Selasa (15/10).
"Israel tidak menyerang UNIFIL. Israel tidak memerangi rakyat Lebanon. Israel memerangi Hizbullah proksi Iran, yang menggunakan wilayah Lebanon untuk menyerang Israel," tambahnya.
Baca Juga: AS akan Kirim Pasukan dan THAAD ke Israel
Ia pun mengatakan bahwa Hizbullah telah melakukan serangan ke Israel di dekat markas UNIFIL. Oleh sebab itu, ia mendesak UNIFIL untuk segera meninggalkan wilayah tersebut.
"Kami menyesalkan segala kerugian yang dialami personel UNIFIL dan IDF berupaya sekuat tenaga untuk mencegah insiden semacam itu. Namun, cara terbaik untuk menjamin keselamatan personel UNIFIL adalah dengan mengindahkan permintaan Israel dan untuk sementara waktu menjauh dari bahaya," imbuhnya. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































