INTERNASIONAL

Denmark Peringatkan AS, NATO akan Runtuh Jika Trump Kuasai Greenland

Greenland
Greenland. (Foto: Dok. Denmark.dk)

Jakarta, IDM – Menteri Luar Negeri Denmark Lars Lokke Rasmussen memperingatkan bahwa setiap upaya Amerika Serikat (AS) untuk menguasai Greenland akan berarti runtuhnya aliansi NATO.

"Setidaknya, saya tidak berharap demikian, karena, maksud saya, itu akan menjadi akhir dari NATO," kata Rasmussen, ketika ditanya apakah Washington mungkin mencoba untuk mengambil kendali wilayah otonom itu tanpa persetujuan Denmark, melansir Fox News, Kamis (15/1).

Baca Juga: Gencatan Senjata Gaza Masuk Tahap Kedua, Fokus Demiliterisasi

Rasmussen, yang bertemu dengan Wakil Presiden AS JD Vance di Washington untuk membahas keamanan dan hubungan Arktik, menekankan bahwa meskipun Denmark berbagi kekhawatiran Amerika mengenai Greenland, tetapi ada batasan untuk negosiasi.

"Tentu saja, kami memiliki garis merah. Maksud saya, ini tahun 2026, Anda berdagang dengan orang-orang, tetapi Anda tidak memperdagangkan orang," katanya, merujuk pada hak-hak penduduk Greenland.

Menanggapi kekhawatiran AS tentang rival geopolitik yang beroperasi di Arktik, ia dengan tegas menolak gagasan hegemoni Cina di wilayah tersebut. "Kami belum pernah melihat kapal perang China di sini selama sekitar satu dekade, sama sekali tidak ada investasi Cina di Greenland," kata Rasmussen.

Ia juga mengungkapkan bahwa ketika ia menjabat sebagai perdana menteri pada 2015-2019, ia turun tangan untuk mencegah proyek infrastruktur Cina guna menghindari adanya "jejak Cina".

Baca Juga: Indonesia Kedepankan Diplomasi Ketahanan di Tengah Dinamika Geopolitik

Menurutnya, penduduk Greenland tidak akan mendukung peralihan ke pemerintahan AS, dengan mengutip manfaat sosial yang luas yang telah diberikan oleh Denmark. Pemerintah Denmark pun telah mengalokasikan dana hampir 8 miliar dolar AS tahun lalu, untuk memastikan stabilitas perdamaian wilayah Arktik.

"Sejujurnya, saya rasa tidak mungkin AS akan membayar sistem kesejahteraan Skandinavia di Greenland," ujarnya. (bp)

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Helikopter Mi 17V5

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD

TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.