Dalam Sepekan, 142.000 Warga Gaza Mengungsi Akibat Serangan Israel

Jakarta, IDM – Badan kemanusiaan PBB atau OCHA melaporkan bahwa Israel kembali melancarkan serangkaian serangan di Jalur Gaza dan menyebabkan sekitar 142.000 warga Palestina terpaksa mengungsi sejak 18 Maret lalu.
"Konflik di Gaza terus berlanjut di tengah kondisi kemanusiaan yang menyedihkan. Lebih dari 142.000 warga Palestina telah mengungsi," kata OCHA melansir Ochaopt.org, Kamis (27/3).
Baca Juga: Korut Diyakini Telah Kirim Ribuan Pasukan Tambahan ke Rusia Tahun Ini
Lebih lanjut, dikatakan bahwa mereka mengungsi dengan hanya beberapa barang pribadi. Sebagian dari mereka terpaksa tinggal di jalanan dan sangat membutuhkan makanan maupun air minum.
Para warga mengungsi karena perintah evakuasi paksa Israel dan serangan terhadap rumah mereka maupun infrastruktur publik. Sejak Israel 18 Maret lalu, Israel telah mengeluarkan enam perintah, yang menyebabkan sekitar 15 persen wilayah Gaza dievakuasi.
Baca Juga: Korut Uji Coba Drone Kamikaze Berteknologi AI
Serangan pun dilaporkan terjadi di seluruh wilayah Gaza. "Orang-orang di sini cukup takut dengan apa yang mungkin terjadi selanjutnya karena tidak ada terobosan dalam pembicaraan gencatan senjata antara Israel dan Hamas,” kata Tareq melaporkan dari Deir el-Balah di Gaza tengah, melansir Al Jazeera. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































