Dalam 24 Jam, Inggris Cegat Manuver Pesawat Rusia di Wilayah Udara NATO

Jakarta, IDM – Angkatan Udara Inggris (RAF) mengerahkan pesawat tempur Typhoon untuk mencegat pesawat Rusia yang bermanuver sebanyak dua kali dalam kurun waktu 24 jam di dekat wilayah udara anggota NATO.
Dilansir dari Gov.uk, laman resmi pemerintah Inggris, Sabtu (10/6), insiden pertama terjadi saat pesawat IL-20 'COOT' A dan Su-27 'FLANKER' B Rusia terbang dekat wilayah udara NATO dan Swedia pada Kamis (8/6) malam. RAF pun mencegat pesawat Rusia tersebut bersama pesawat Gripens Angkatan Udara Swedia.
Baca Juga: Kunjungan Persahabatan, Kapal Qi Jiguang Bertolak ke Filipina
Keesokan paginya, pesawat tempur Typhoon milik RAF dan pesawat F18s Angkatan Udara Finlandia kembali mencegat dua Tupolev Tu-22M 'BACKFIRES' serta dua Su-30 SM FLANKER H yang terbang di atas Teluk Finlandia dan Laut Baltik.
"Pesawat Rusia tidak mematuhi norma internasional sebab gagal berkomunikasi dengan Flight Information Regions (FIR), namun mereka tetap berada di wilayah udara internasional dan terbang secara profesional," jelas RAF.
Baca Juga: Putin Pastikan Senjata Nuklir Rusia Mulai Ditempatkan di Belarusia Bulan Depan
Menanggapi tindakan Rusia, Menteri Pertahanan Ben Wallace mengatakan insiden itu adalah bukti bahwa NATO dapat bekerja sama untuk saling berpatroli.
"RAF selalu siap untuk melindungi kedaulatan udara kami dan sekutu. Sementara itu, tindakan terkoordinasi yang dilakukan oleh beberapa angkatan udara secara jelas menunjukkan nilai dari aliansi internasional kami,” ujar Wallace. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































