Cina Tolak Klaim AS Tentang Pasok Senjata ke Rusia

Jakarta, IDM – Cina mengecam klaim Amerika Serikat (AS) bahwa Pemerintahan Xi Jinping sedang mempertimbangkan untuk mengirim senjata serta amunisi ke Rusia dalam konflik di Ukraina. Juru bicara Kementerian Luar Negeri Cina Wang Wenbin mengatakan bahwa AS lah yang selalu memasok persenjataan ke medan perang.
“AS yang tanpa henti mengirim senjata ke medan perang dan bukan Cina. Kami tidak akan pernah menerima AS menuding hubungan Cina-Rusia,” ujarnya melansir Fmprc.gov.cn, Selasa (21/2).
Lebih lanjut, Wang menegaskan bahwa AS tidak berada di posisi yang mampu membuat tuntutan terkait kemitraan Cina dengan Rusia. Ia merujuk pada kesepakatan untuk membangun kemitraan tanpa batas antara kedua negara yang dicapai beberapa pekan sebelum invasi dimulai. Kemitraan tersebut didasarkan pada prinsip non-blok, non-konfrontasi dan non-penargetan pihak ketiga.
“AS tidak dalam posisi untuk memberi tahu Cina apa yang harus dilakukan. Mengenai masalah Ukraina, posisi Cina bermuara pada mendukung pembicaraan untuk perdamaian,” jelasnya.
Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken sebelumnya mengatakan bahwa pihak intelijen telah mengamati Cina dan menyimpulkan adanya pertimbangan di kalangan pemerintah untuk memberikan dukungan persenjataan ke Rusia. Ia pun memperingati Cina akan konsekuensi serius yang di timbulkan jika mempersenjatai Rusia.
Baca: Biden Janjikan Bantuan $500 juta Saat Kunjungi Ukraina
Tanggapan tegas Wenbin beriringan dengan rencana Wang Yi, Penasihat Kebijakan Luar Negeri Cina, yang akan melawat ke Moskow pada pekan ini sebagai bagian dari tur Eropanya selama delapan hari. Ia dikabarkan akan mengadakan pembicaraan tentang kemungkinan upaya perdamaian menjelang peringatan satu tahun agresi militer Rusia di Ukraina. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































