Cina Kembali Provokasi Kapal Filipina di Laut Cina Selatan

Jakarta, IDM - Provokasi Cina kembali terulang dengan Filipina. Kali ini, Kapal logistik Filipina sempat diblokade sampai akhirnya berhasil menerobos kapal patroli Cina di wilayah sengketa Laut Cina Selatan pada beberapa waktu lalu.
Dilansir dari AP, Kamis (24/8), Otoritas penjaga pantai Filipina mengatakan bahwa kapal logistiknya membawa perbekalan untuk pasukan yang bertugas di sebuah pos militer di atas Kapal Perang Sierra Madre yang karam, sekitar 160 kilometer dari lepas pantai Filipina.
Baca Juga: Rusia Bangun Kapal Selam Baru, Akan Dilengkapi Rudal Hipersonik Zircon
Kapal logistik Filipina itu dikawal dua kapal patroli BRP Cabra (MRRV-4409) dan BRP Sindangan (MRRV-4407) saat melintasi perairan dekat Second Thomas Shoal. Namun, mereka tiba-tiba dihadang oleh empat kapal Cina selama hampir lima jam lamanya.
Filipina mengklaim bahwa kapal penjaga pantai Cina mendekat hingga jarak 46 meter menuju BRP Cabra. Kapal Filipina itu pun segera bermanuver untuk menghindari tabrakan. Kejadian kejar-kejaran itu terus berlangsung sampai akhirnya kapal Filipina lolos menerobos blokade yang menegangkan tersebut.
"Akhirnya, kapal logistik Filipina berhasil mencapai Kapal BRP Sierra Madre dan menurunkan muatan mereka. Semua kapal Filipina berlayar dengan selamat," kata otoritas penjaga pantai Filipina.
Baca Juga: Prigozhin, Pemimpin Kelompok Tentara Bayaran Wagner Tewas Dalam Kecelakaan Pesawat
Sementara, pihak Cina tidak memberikan pernyataan apapun terkait kejadian tersebut. Tetapi, insiden seperti ini memang telah terjadi berulang kali.
Cina bersikeras menyebut wilayah di Laut Cina Selatan merupakan bagian teritorialnya yang harus dijaga kedaulatannya. Padahal, Pengadilan Arbitrase Internasional telah menetapkan pada tahun 2016 lalu, klaim Cina itu tidak sah menurut hukum internasional. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































