Cina Kecam Pengerahan Sistem Rudal Typhon di Jepang

Jakarta, IDM – Cina mengecam tindakan Amerika Serikat (AS) yang mengerahkan sistem rudal Typhon dalam latihan gabungan militer 'Resolute Dragon' di Jepang.
Pasukan bersenjata Jepang (Japan Ground Self-Defense Force/JGSDF) mengatakan bahwa rudal itu berada di Jepang untuk pertama kalinya sebagai bagian dari latihan gabungan, yang akan berlangsung hingga 25 September.
Baca Juga: PBB Resmi Tetapkan Agresi Israel di Gaza Sebagai Genosida
"AS dan Jepang tetap melanjutkan pengerahan sistem rudal jarak menengah Typhon di Jepang dengan dalih latihan militer gabungan. Cina sangat menyesalkan dan menentang keras langkah tersebut," kata Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Cina Lin Jian melansir keterangan resminya Fmprc.gov.cn, Rabu (17/9).
Sebelumnya, Typhon juga dikerahkan di Filipina pada 2024 untuk latihan gabungan tahunan. Pada Desember tahun lalu Filipina turut mendapat kecaman Beijing karena berencana mengakuisisi sistem itu untuk mengamankan kepentingan maritim.
Baca Juga: Sekjen PBB Sebut Israel tidak Serius dalam Upaya Gencatan Senjata
"Pengerahan sistem rudal jarak menengah Typhon oleh AS di negara-negara Asia merugikan kepentingan keamanan sah negara lain, memicu risiko perlombaan senjata dan konfrontasi militer regional, serta menimbulkan ancaman substansial terhadap keamanan strategis regional," imbuhnya.
Ia menegaskan, AS dan Jepang perlu menghormati kekhawatiran negara lain dan tidak merusak kepercayaan yang telah terbangun. Dengan demikian, ia mendesak agar AS menarik kembali sistem itu sesegera mungkin. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































