Cina Desak DK PBB Segera Bertindak Atasi Ketegangan di Timur Tengah

Jakarta, IDM – Cina meminta Dewan Keamanan Perserikatan Bangsa-Bangsa (DK PBB) untuk mengambil "tindakan mendesak" demi meredakan ketegangan di Timur Tengah, di tengah serangan Israel ke Lebanon.
Perwakilan tetap Cina untuk PBB Fu Cong, mengatakan bahwa DK PBB perlu mengajukan tuntutan yang jelas dan tegas untuk menghentikan siklus konflik di wilayah tersebut.
Baca Juga: Pemimpin Tertinggi Iran Beri Peringatan ke Israel
"Dewan Keamanan memikul tanggung jawab utama untuk memelihara perdamaian dan keamanan internasional. Semua pihak yang terlibat harus kembali ke jalur solusi politik dan diplomatik," kata Fu, melansir Reuters, Jumat (4/10).
Israel kembali meluncurkan serangan udara ke Masnaa, Lebanon dan memutus jalan yang digunakan oleh ratusan ribu orang untuk melarikan diri ke Suriah. Israel juga dilaporkan telah mengirim infanteri dan unit lapis baja ke Lebanon yang diklaim untuk menghadapi serangan Hizbullah.
Baca Juga: Israel Hancurkan Jalan yang Digunakan untuk Mengungsi dari Lebanon ke Suriah
Selain itu, Fu memperingatkan situasi saat ini sudah sangat genting. Menurutnya, "penundaan pasif apa pun akan menjadi tidak bertanggung jawab", seraya menyoroti konflik Gaza yang belum juga usai. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































