Cina dan Belarusia Gelar Latihan Militer Dekat Negara Anggota NATO

Jakarta, IDM - Cina dan Belarus menggelar latihan militer gabungan di lokasi yang hanya berjarak beberapa kilometer dari perbatasan Polandia, yang merupakan anggota NATO.
Dilansir dari Mil.by , laman Kementerian Pertahanan (Kemhan) Belarusia, Rabu (10/7), latihan gabungan bertajuk Eagle Assault itu akan berlangsung hingga 19 Juli di sekitar Kota Brest, yang berbatasan dengan Polandia. Sebagai bagian dari 'latihan anti-teroris', pasukan militer kedua negara akan melakukan melakukan operasi di daerah berpenduduk.
Baca Juga: Hadapi Ancaman Regional, Jepang Tekankan Pentingnya Kerja Sama dengan NATO
“Peristiwa yang terjadi di dunia mengkhawatirkan, setelah mempelajari bentuk dan cara baru dalam melakukan tugas taktis, kami akan mengatasi semua masalah ini selama latihan," kata Mayor Jenderal Vadim Denisenko, kepala Komando Operasi Khusus Belarusia.

"Dengan mempertimbangkan semua hal baru yang telah dipelajari dalam beberapa tahun terakhir, kami akan memperkenalkan dan melihat bagaimana unit gabungan akan menjalankan operasinya," tambahnya.
Sementara, Kemhan Cina melaporkan bahwa Belarus mengadakan upacara penyambutan bagi pasukan Cina yang tiba di Belarus pada tanggal 6 Juli lalu. “Pelatihan bersama ini bertujuan untuk meningkatkan kemampuan koordinasi pasukan yang berpartisipasi, dan memperdalam kerja sama praktis antara kedua angkatan bersenjata,” kata Kemhan Cina melalui laman resminya, Mod.gov.cn .
Baca Juga: Korsel Peringatkan Perdagangan Senjata Ilegal Korut-Rusia Ancam Keamanan Global
Latihan gabungan tersebut berlangsung ketika para pemimpin dari 32 negara anggota NATO bertemu di Washington, untuk membahas berbagai isu keamanan termasuk dukungan militer dan keuangan untuk Ukraina.
Selain Cina, Belarus merupakan sekutu Rusia dan mengizinkan Pemerintahan Vladimir Putin menggunakan wilayahnya sebagai tempat meluncurkan invasi ke Ukraina pada tahun 2022. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































