PARLEMEN

Bukan Sekadar Belanja Alutsista, DPR Bongkar Alasan RI Borong 12 Jet Tempur Latih Italia

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono
Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono. (Foto: Dok. DPR RI)

Jakarta, IDM - Keputusan pemerintah membeli 12 pesawat jet latih tempur M-346 F Block 20 buatan Italia mendapat dukungan dari Komisi I DPR RI.

Wakil Ketua Komisi I DPR RI Dave Laksono menegaskan pengadaan tersebut bukan sekadar menambah alat utama sistem senjata (alutsista), melainkan menjadi bagian penting dari strategi besar modernisasi pertahanan nasional yang dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

Menurut Dave, keberadaan pesawat latih tempur merupakan elemen krusial dalam membangun kualitas penerbang TNI Angkatan Udara (TNI AU).

Pesawat tersebut akan menjadi jembatan bagi para pilot sebelum mengoperasikan pesawat tempur generasi terbaru yang memiliki teknologi jauh lebih kompleks.

Baca Juga: DPR Ingatkan Hibah Kapal Induk Garibaldi Jangan jadi Beban TNI dan APBN

"Penguatan pertahanan tidak hanya dilakukan melalui penambahan alutsista, tetapi juga dengan peningkatan kualitas sumber daya manusia yang akan mengoperasikannya," ujar Dave.

Ia menjelaskan pembangunan kekuatan pertahanan nasional harus dipahami sebagai proses jangka panjang yang tidak hanya berorientasi pada kuantitas persenjataan, tetapi juga pada kesiapan personel, kesinambungan sistem persenjataan, dan kemampuan operasional TNI secara menyeluruh.

Dave menilai setiap kebijakan pengadaan alutsista telah melalui perencanaan yang mempertimbangkan kebutuhan operasional di lapangan serta arah pembangunan postur pertahanan Indonesia agar semakin modern, profesional, dan adaptif menghadapi dinamika lingkungan strategis.

Baca Juga: DPR Ingatkan Bahaya Perampok Berseragam, RUU Perampasan Aset Jangan jadi Senjata Aparat Korup

Lebih jauh, Dave berharap kerja sama pertahanan dengan negara mitra tidak berhenti pada transaksi pembelian semata.

Ia mendorong agar setiap kontrak pengadaan mampu menghadirkan manfaat strategis bagi Indonesia melalui transfer teknologi, peningkatan kompetensi sumber daya manusia, penguatan kemampuan perawatan di dalam negeri, hingga keterlibatan industri pertahanan nasional dalam rantai pasok global.

"Setiap kerja sama pertahanan diharapkan tidak hanya meningkatkan kesiapan operasional TNI, tetapi juga memperkuat kapasitas industri pertahanan nasional sebagai bagian dari kepentingan strategis Indonesia," tegasnya.

Baca Juga: Papua Kembali Berdarah, DPR Desak Pelaku Penembakan Tiga Warga Sipil Ditangkap

Sebelumnya, Kementerian Pertahanan memastikan telah membeli 12 unit pesawat M-346 F Block 20 produksi perusahaan pertahanan Italia, Leonardo.

Pesawat tersebut akan digunakan sebagai pesawat latih tempur bagi penerbang TNI AU guna mendukung kesiapan operasional sekaligus meningkatkan kualitas pelatihan pilot tempur Indonesia.

Kepala Biro Informasi Pertahanan Kementerian Pertahanan Brigjen TNI Rico Ricardo Sirait membeberkan M-346 dipilih karena memiliki spesifikasi yang sesuai dengan doktrin pertahanan udara TNI AU serta mampu mendukung transisi pilot menuju pesawat tempur generasi yang lebih modern.

PERTAHANAN NASIONAL

Hankam

LIHAT SEMUA
Prajurit Denjaka

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut

Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.

INOVASI & ALUTSISTA

Teknologi

LIHAT SEMUA
Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia

Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.

VISUAL DISPATCH

In Frame

LIHAT SEMUA
ARSIP & SEJARAH

History

LIHAT SEMUA
Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat

Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.