Bersama FARDC, Satgas TNI Konga Gelar “Mobile Operations Base” di Kongo

Jakarta, IDM – Satuan Tugas TNI Kontingen Garuda (Konga) Rapid Deployment Battalion (RDB) XXXIX-G yang dipimpin Mayor (Inf) Andhika Widya Nugraha melaksanakan kegiatan mobile operation base (MOB) di Desa Maliobongo, wilayah Tchabi, Republik Demokratik Kongo.
Kegiatan ini melibatkan 42 personel TNI, didampingi asisten bahasa atau language assistant (LA) serta personel Forces Armées de la République Démocratique du Congo (FARDC).
FARDC hadir sebagai bagian dari tugas pengawasan dan pemantauan di area of responsibility (AOR) misi perdamaian United Nations Organization Stabilization Mission in the Democratic Republic of the Congo atau MONUSCO.
Baca Juga: Taiwan Tolak Tawaran Reunifikasi Cina untuk Jaminan Keamanan Energi
Kegiatan diawali dengan key leader engagement (KLE) bersama tokoh masyarakat setempat guna membangun komunikasi dan kepercayaan.

Melalui pendekatan civil military coordination atau Cimic, Satgas TNI juga menggelar sosialisasi kesehatan, pelayanan pengobatan gratis, serta menyalurkan bantuan berupa makanan, pakaian, dan air bersih kepada warga di sekitar wilayah operasi.
Mayor Andhika sebagai perwakilan satgas, menjelaskan bahwa kehadiran TNI dalam misi ini merupakan implementasi mandat resolusi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) untuk menjaga perdamaian dunia.
Baca Juga: Iran Tegaskan Upaya Damai Harus Mencakup Jaminan Perang Tak akan Kembali Terjadi
“Dengan meningkatkan visibilitas pasukan sekaligus memberikan dampak langsung bagi masyarakat,” kata Andhika dalam siaran pers Pusat Penerangan TNI, Jumat (20/3).
Selain kegiatan kemanusiaan, Satgas TNI bersama FARDC juga melaksanakan patroli gabungan, baik menggunakan kendaraan maupun berjalan kaki, guna menciptakan rasa aman dan stabilitas wilayah. (nma)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































