Belum Penuhi Kriteria, Pelatihan F-16 Pilot Ukraina Tertunda

Jakarta, IDM - Rencana pelatihan pesawat tempur F-16 bagi pilot Ukraina terpaksa ditunda sampai musim panas atau sekitar pertengahan tahun 2024. Penundaan itu disebabkan hanya sedikit pasukan Ukraina yang memenuhi kriteria dan otoritas sekutu barat belum menetapkan secara resmi 'manual' pelatihan.
Dilansir dari Washington Post, Senin (14/8), sebanyak enam pilot Ukraina atau setengah skuadron telah siap menjalani pelatihan putaran pertama. Namun, seluruh pilot itu harus terlebih dulu meningkatkan kemampuan bahasa Inggris khusus terminologi yang diperlukan untuk menerbangkan pesawat tempur F-16.
Baca Juga: PBB: Korut Gencar Kembangkan Senjata Nuklir dan Hindari Sanksi Internasional
Dengan demikian, pelatihan tempur itu sendiri diperkirakan baru akan dimulai pada bulan Juli. Lalu dilanjut latihan kelompok kedua yang diproyeksikan siap di akhir tahun depan.
Sementara, sekitar 20 pilot lainnya hanya lulus dengan nilai minimal keterampilan bahasa Inggris dan harus ditingkatkan selama satu bulan dalam waktu dekat.
Kepala penerbangan Angkatan Udara Ukraina, Jenderal Serhii Holubtsov juga menyebut seluruh pilot Ukraina telah mengambil kelas bahasa Inggris dasar secara daring selama satu tahun terakhir.
Baca Juga: Rusia Klaim Tembak Jatuh 20 Drone Ukraina di Semenanjung Krimea
“Pelatihan khusus tambahan akan diberikan kepada personel penerbangan tentang terminologi yang diperlukan untuk pelatihan F-16. Sebab, tidak mungkin melatih pilot maupun personel Ukraina lain karena kurangnya pengalaman dalam bekerja dengan terminologi semacam itu,” kata Holubtsov.
Sebelumnya, Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden mengizinkan negara-negara sekutu Eropa untuk melatih Ukraina dengan jet tempur F-16 untuk menghadapi Rusia. Nantinya, latihan akan dilakukan di Denmark dan Rumania, yang didukung oleh 11 anggota NATO. Tetapi, perincian tanggal, durasi, dan manual pelatihan masih didiskusikan. (bp)
Hankam

Deretan Senjata Tempur Denjaka untuk Operasi Khusus Aspek Laut
Di balik nama Detasemen Jalamangkara (Denjaka), tersimpan daya gempur yang ditopang oleh persenjataan lintas platform. Satuan elite penanggulangan teror aspek laut TNI AL ini mengandalkan beragam senapan dan pistol khusus dari berbagai negara untuk menuntaskan misi di tri-matra.
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































