Beberapa Roket Serang Markas Koalisi AS di Suriah

Jakarta, IDM – Sebanyak lima roket diluncurkan dari Irak menuju pangkalan koalisi yang dipimpin militer Amerika Serikat (AS) di timur laut Suriah pada beberapa waktu lalu. Rudal itu disebut diluncurkan dari dekat Kota Zummar, namun pelakunya masih belum diketahui.
Baca Juga: Korut Klaim Berhasil Uji Coba Hulu Ledak Super Besar
Dilansir dari Reuters, Senin (22/4), menurut dua sumber otoritas keamanan dan seorang perwira senior militer, serangan itu terjadi sehari setelah Perdana Menteri Irak Mohammed Shia al-Sudani kembali dari kunjungan ke Amerika Serikat (AS) dan bertemu dengan Presiden Joe Biden di Gedung Putih.
Sumber-sumber itu menjelaskan bahwa usai diselidiki, roket berasal dari sebuah peluncur yang dipasang di truk, yang diparkir di kota Zummar di perbatasan Suriah. Akibatnya, truk terbakar dan kini dalam penyelidikan lebih lanjut.
Baca Juga: Ini Tanggapan Pemimpin Tertinggi Iran Terkait Serangan ke Israel
Menurut Rami Abdel Rahman, direktur pemantau perang organisasi Observatorium Suriah untuk HAM, menyebut serangan itu dilakukan oleh Perlawanan Islam di Irak, sebuah kelompok pemberontak yang didukung Iran. Sebelumnya, kelompok itu memang telah mengklaim sebagian besar serangan terhadap markas pasukan AS yang dilakukan antara pertengahan Oktober dan awal Februari. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































