Batal Kudeta Moskow, Pasukan Wagner Kembali ke Ukraina

Jakarta, IDM - Pasukan tentara bayaran Wagner dilaporkan telah menarik diri dari kota Rostov di Rusia. Langkah itu dilakukan setelah mereka membatalkan pemberontakan di Ibu Kota Moskow atas perintah pemimpin Wagner, Yevgeny Prigozhin pada beberapa waktu lalu.
Dilansir dari AP, Senin (26/6), pasukan Wagner yang terlibat dalam rencana pemberontakan telah kembali ke markas besar pusat komando di selatan Rusia. Mereka disebut telah mendapatkan jaminan keselamatan dan tidak akan dijatuhkan sanksi oleh Kementerian Pertahanan Rusia.
Baca Juga: Australia Tambah Bantuan Militer ke Ukraina Hingga $100 Juta
"Pasukan Wagner yang bergabung dengan Prigozhin dalam pemberontakan tidak akan diadili," kata juru bicara Kremlin Dmitry Peskov.
Peskov menjelaskan, Prigozhin akan pindah ke Belarusia atas kesepakatan dengan Putin yang dimediasi oleh Presiden Belarusia Alexander Lukashenko. Sejalan dengan itu, Prigozhin turut memerintahkan pasukannya untuk mundur dan kembali ke kamp militer di Ukraina agar bertempur bersama pasukan Rusia.
"Pemimpin militer Wagner akan pindah ke negara tetangga Belarusia sebagai bagian dari kesepakatan untuk meredakan ketegangan pemberontakan dan kasus kriminal terhadapnya akan ditutup," jelasnya.
Baca Juga: Rusia Sebut Pemberontakan Wagner Menguntungkan Musuh Eksternal
Sebelumnya, Prigozhin mengatakan keputusannya melakukan pemberontakan di Moskow yaitu untuk melengserkan Kementerian Pertahanan Rusia yang korup dan tidak kompeten menangani perang di Ukraina.
Sementara, Presiden Putin dikabarkan akan melakukan pertemuan dengan Dewan Keamanan Rusia di waktu dekat. Kemungkinan pertemuan itu akan membahas situasi internal khususnya terkait pemberontakan Wagner. (bp)
Hankam

Nama Dua Prajurit yang Tewas dalam Kecelakaan Helikopter TNI AD
TNI Angkatan Darat memberikan keterangan terbaru terkait kecelakaan Helikopter Mi 17V5 saat melaksanakan operasi pemadaman Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) di perairan Desa Sungai Perlu, Kecamatan Danau Sembuluh, Kabupaten Seruyan, Kalimantan Tengah, Rabu (4/11).
Teknologi

Canggih! Robot Lidik Denzinubika Siap Hadapi Ancaman Nuklir dan Kimia
Detasemen Zeni Nuklir, Biologi, dan Kimia (Denzinubika) memperkuat kapabilitas operasionalnya dengan menggelar uji fungsi Robot Lidik Nubika di Bogor. Kehadiran teknologi robotik modern ini disiapkan untuk mendukung penyelidikan berisiko tinggi sekaligus meminimalkan ancaman di lapangan.
In Frame

History

Kisah Ilyushin Il-28T ALRI, Pesawat Pembom Torpedo yang Ditakuti Blok Barat
Angkatan Laut Republik Indonesia (ALRI) pernah mengoperasikan armada udara pemusnah yang ditakuti kekuatan militer barat. Di tengah berkecamuknya dinamika pertahanan dekade 1960-an, barisan jet pembom buatan Uni Soviet disiagakan untuk menjaga kedaulatan maritim nasional dari ancaman kapal perang musuh.































































































